Petugas mengoperasikan ekskavator untuk mengeruk Kali Pakin, Penjaringan, Jakarta Utara.

Jakarta - Untuk ketiga kalinya, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) kembali meninjau Kali Pakin, di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/3). Saat ini, di kawasan tersebut sedang dilakukan pembongkaran pagar di beberapa titik untuk dapat melebarkan kali dan membuat jalan inspeksi di areal itu.

Menurut Jokowi, hal tersebut dilakukan untuk mempercepat antisipasi banjir. Pasalnya jika tidak dikerjakan cepat, maka proses tersebut akan berkejar-kejaran dengan banjir.

"Kita kalau tidak melakukan aksi secepat mungkin akan dikejar oleh banjir, sehingga kita lakukan proses ini," ujar Jokowi saat meninjau Kali Pakin.

Dikatakan mantan Walikota Solo ini, nantinya apabila proses pelebaran dan pengerukan kali sudah selesai, di sisi kiri dan kanan kali itu harus digunakan jalan inspeksi. Jalan tersebut pun bisa berfungsi untuk tempat pengerukkan sedimen di kali itu dan memudahkan alat besar (eskavator) untuk bekerja mengeruk kali.

"Kalau tidak, nantinya akan banjir terus. Kita akan melakukan sesuatu yang baik untuk Jakarta. Ini juga masyarakat melihat yang besar, sedang, kecil diperlakukan sama," katanya.

Banyaknya keluhan warga yang terkena imbas pembongkaran pagar di tepi jalan raya Pluit Selatan, sekitar Kali Pakin tersebut, Jokowi mengatakan, hal ini masih berupa proses waktu. Dirinya pun mengakui jika masalah ini memang berkejar-kejaran dengan waktu.

Salah satunya adalah Meiling (49), warga pemilik toko yang menjual alat-alat bangunan di kawasan itu. Ia merasa keberatan dengan adanya pembongkaran secara dadakan tersebut meskipun hanya pagar saja.

"Ini pemberitahuannya mendadak dan tidak jelas untuk apa. Ganti rugi yang akan dilakukan pun tidak jelas," ujar Meiling saat pembongkaran di dekat rukonya tengah berlangsung.

Ia pun berharap, pemerintah bisa menjelaskan kepada dirinya maksud dari pembongkaran tersebut. Selain itu, ia pun meminta ganti rugi atas pembongkaran tersebut.

"Yang penting ganti ruginya sesuai dengan apa yang dilakukan pemerintah pada kami," katanya.

Saat ini di Kali Pakin tengah dilakukan pembersihan baik dari kalinya hingga bangunan-bangunan di sekitar kali atau bangunan yang menjorok ke arah kali. Hal itu dilakukan karena Pemprov DKI Jakarta ingin membuat satu kawasan percontohan yang nantinya bisa dinikmati masyarakat, contohnya dengan adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan itu dan adanya jalan alternatif di sisi kiri dan kanan kali.

Suara Pembaruan

Penulis: DMP

Sumber:Suara Pembaruan