Wali kota Tangerang, Wahidin Halim.

Jakarta - Keputusan wali kota Tangerang, Wahidin Halim, untuk tak maju di pilkada Agustus depan dinilai akan semakin menguatkan peluang Arief Wismansyah, sang wakil wali kota.

Menurut pengamat dari LIPI Lili Romli, figur Arief dianggap memiliki elektabilitas tinggi dibanding kandidat lainnya. Sejumlah survei dari lembaga seperti Lembaga Survei Indonesia, Cirrus, dan Alvara Strategic, secara jelas menunjukkan tingginya tingkat elektabilitas Arief.

Menurut Lili, tingginya elektabilitas dan popularitas Arief berbanding lurus dengan tingkat kepuasan publik kota Tangerang terhadap pembangunan dan kinerja Arief Wismansyah sebagai Wakil Wali kota Tangerang. Dia dianggap berhasil ketika berduet dengan wali kota Wahidin Halim.

”Dan saya lihat Wahidin Halim sudah memberikan tongkat estafet kepemimpinan kota Tangerang kepada Arief Wismansyah,” kata Lili di Jakarta, Selasa (16/4).

Seperti diketahui, PDI Perjuangan sudah menyiapkan Dedi 'Miing' Gumelar sebagai calon wali kota Tangerang yang akan ditarungkan di pilkada. Dan sesuai dengan hasil survei itu, kata dia, figur lain belum bisa menandingi Arief.

Apalagi sejumlah survei menunjukkan masyarakat Kota Tangerang mengharapkan pemimpin yang jujur, amanah, perhatian dan dekat dengan rakyat. Dan Arief Wismansyah dianggap sejalan dengan kriteria itu.

Sikap transparansi tersebut diwujudkan oleh salah satu program terobosan yakni tender proyek berbasis online, kata Lili.

”Melihat beberapa hasil survei, sepertinya Arief Wismansyah berpeluang memenangkan Pilkada kota Tangerang dengan satu putaran," tandasnya.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/YUD