Kecelakaan beruntun di jalan Tol Cikarang arah Cawang, 29 April 2013

Jakarta - 32 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dalam kurun waktu tiga minggu terakhir, dengan jumlah kerugian materi mencapai Rp 1.075.725.000.

Kasubdit Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Hindarsono, mengungkapkan, berdasarkan catatan dalam Operasi Simpatik sejak 7 - 27 Mei 2013, terjadi 303 laporan peristiwa kecelakaan dengan jumlah korban mencapai 333 orang.

"Meninggal dunia 32 orang, luka berat 122 orang dan luka ringan sebanyak 179 orang. Kerugian materi mencapai Rp 1.075.725.000," ujar Hindarsono kepada Beritasatu.com, Selasa (28/5).

Dibandingkan tahun lalu, lanjut dia, terjadi penurunan jumlah angka kecelakaan pada 2013. Berdasarkan data, dalam Operasi Simpatik 2012, angka kecelakaan mencapai 379 laporan, dengan jumlah korban hingga 482 orang.

"Korban meninggal dunia 43 orang, luka berat 134, luka ringan 305, dan kerugian materi mencapai Rp 1.060.800.000," tambah Hindarsono.

Ia melanjutkan, antara 2012 dan 2013 terjadi penurunan angka kecelakaan mencapai 20 persen. Sedangkan, jumlah korban pun menurun sebanyak 31 persen.

"Jumlah orang meninggal dunia akibat kecelakaan menurun 26 persen, luka berat turun 9 persen, luka ringan turun 41 persen, namun kerugian materi meningkat 1 persen," papar Hindarsono.

Sementara itu, dalam 21 hari sebelum dan selama Operasi Simpatik 2013, terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Hindarsono mengatakan, dari 16 April sampai 6 Mei 2013, terjadi 337 peristiwa kecelakaan dengan jumlah korban sebanyak 371 orang.

"Korban meninggal dunia sebanyak 27 orang, luka berat 141 orang, luka ringan 203, dan kerugian materi mencapai Rp 916.000.000," jelasnya.

Dibandingkan dengan data angka kecelakaan dari 7-27 Mei 2013, jumlah kecelakaan menurun sebesar 10 persen.

"Jumlah korban meninggal dunia naik 19 persen, jumlah luka berat turun 13 persen, luka ringan turun 12 persen, dan kerugian materi meningkat 17 persen," tutupnya.

Penulis: Bayu Marhaenjati