Sejumlah kendaraan pemudik yang melintas di alihkan ke tol Cipularang.

Karawang - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, mulai melakukan pemantauan kondisi jalur mudik-balik Lebaran 2013.

"Jalur mudik-balik baik jalur utama maupun alternatif itu sudah kita pantau, dan memang kondisinya perlu perhatian lagi," kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karawang, Setya Dharma, di Karawang, Sabtu (15/6).

Ia mengatakan, pemantauan jalur mudik-balik Lebaran 2013 tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalur mudik-balik Lebaran tersebut, sehingga antisipasinya bisa dilakukan secara dini.

Sesuai hasil pantauan tersebut, kata dia, sejumlah ruas jalan di wilayah Karawang yang akan digunakan sebagai jalur mudik lebaran tahun ini kondisinya masih rusak dan perlu diperbaiki.

Di antara jalan raya atau jalur mudik khusus sepeda motor yang masih perlu diperbaiki ialah jalan raya Syech Quro (sekitar Kelurahan Palumbonsari dan Plawad atau dari arah Johar-Telagasari-Cilamaya dan sebaliknya).

Untuk menindaklanjuti hasil pantauan itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkab Karawang, yakni Dinas Bina Marga dan Pengairan, sehingga jalur mudik khusus sepeda motor bisa diperbaiki sebelum memasuki musim mudik Lebaran 2013.

Menjelang musim mudik Lebaran 2013, Dishubkominfo tidak hanya melakukan pemantauan jalur, tetapi juga akan menyiapkan beberapa langkah seperti menyiapkan petugas pengecekan kendaraan di beberapa titik jalur mudik-balik Lebaran 2013.

Setya mengaku akan bekerja sama dengan pihak swasta untuk membangun pos pengecekan kendaraan itu, dan akan dibangun di sekitar "rest area" jalan tol Jakarta-Cikampek Kilometer 57 dan beberapa titik di jalur mudik khusus sepeda motor wilayah Karawang.

"Sebanyak 11 personel pengecekan kendaraan para pemudik itu akan diturunkan di beberapa pos. Mereka merupakan petugas profesional yang bersertifikat," kata dia.

Penulis:

Sumber:Antara