Ilustrasi angkutan transportasi di Jakarta.

Jakarta - Setelah melewati tarik ulur cukup panjang, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI menyetujui kenaikan tarif angkutan umum yang diusulkan Pemprov DKI.

Jumat (12/7) besok, secara resmi kenaikan tarif angkutan umum akan diberlakukan sebesar Rp 3.000 untuk bus kecil, sedang dan besar non-AC.

Meski Surat Keputusan (SK) Gubernur tentang kenaikan tarif angkutan umum sudah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta hari ini, tetapi tarif baru tersebut belum bisa diterapkan. Sebab masih ada proses administrasi lainnya yang harus diselesaikan.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebutkan bahwa surat persetujuan dari dewan tersebut segera diundangkan agar bisa diterapkan. Karena para pengemudi angkutan umum sudah terlalu lama menunggu.

Diharapkan proses administrasi penerbitan SK Gubernur DKI dapat selesai sore ini. Sehingga SK Gubernur tersebut bisa disebar ke masyarakat dan juga pengusaha angkutan umum di Jakarta.

"Pagi ini SK-nya sudah ditandatangani Gubernur hanya tinggal penylesaian prosedur administrasi saja. Iya besok sudah mulai legal naik. Ini tinggal tunggu saja dari bagian pencatatan," kata Syafrin, Kamis (11/7).

Penulis: Lenny Tristia Tambun