KONI DKI Jalin Kerja Sama "Sister City" dengan 21 Kota Dunia

KONI DKI Jalin Kerja Sama
Ketua KONI DKI Jakarta, Winny Erwindia ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun Kamis, 26 Juni 2014 | 21:47 WIB

Jakarta - Dalam upaya meningkatkan keterampilan dan kemampuan para atlet DKI Jakarta, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI menjalin kerja sama dalam bidang olahraga melalui program Sister City. Kerja sama ini terjalin dengan 21 kota besar yang ada berbagai negara dunia.

Ketua KONI DKI Jakarta, Winny Erwindia mengatakan pihaknya sedang mengaktifkan kerja sama antar lembaga dalam bidang olahraga melalui program Sister City yang saat ini dijalankan Pemprov DKI Jakarta.

“Program Sister City ini merupakan program dari Pemprov DKI. Dulu tidak menyentuh bidang keolahragaan, hanya dalam bidang pendidikan atau bidang lainnya. Kalau sekarang kami ingin program ini menyentuh olahraga,” kata Winny di sela-sela acara Targhib Ramadan 1435 H di Gedung KONI DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/6).

Kerja sama dalam Sister City ini, lanjutnya, di antaranya melakukan pertukaran atlet atau atlet DKI Jakarta bisa melakukan pemusatan latihan di kota-kota yang terjalin kerja samanya dalam program tersebut.

“Dengan adanya program ini, kita bisa mendapatkan akomodasi yang murah, hingga fasilitas pelatihan yang lebih baik di kota tersebut,” ujarnya.

Hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) Program Sister City dengan 21 kota di dunia. Dalam MoU tersebut, 21 kota ini bersedia bekerja sama meningkatkan prestasi atlet dengan Kota Jakarta.

“Kerja sama ini harus dimanfaatkan untuk meningkatkan prestasi atlet DKI di bidang olahraga di kota tersebut telah mencetak atlet-atlet dunia. Kita bisa meningkatkan kemampuan para atlet kita hingga bisa mendunia,” tuturnya.

Kota yang telah menandatangani MoU dengan Kota Jakarta adalah Jeddah, Islamabad, Amsterdam, Paris, Berlin, Moscow, Casablanca, Tokyo, Seoul, Beijing, New South Wales, Los Angeles, Budapest, Shanghai, Bangkok, Arkansas, dan Kairo.

“Jadi tidak semua 21 kota ini menguasai seluruh cabang olahraga. Tetapi ada satu kota yang menguasai satu cabang olahraga. Seperti cabang catur, juara dunianya selalu dari Kota Budapest, Hongaria. Maka kita kerja sama dengan Budapest. Ini sudah terjadi. Akhirnya kita berhasil mencetak atlet catur yang menjadi grandmaster,” ungkapnya.

CLOSE