10 Calon Haji Kabupaten Bogor Tidak Diperkenankan Berangkat

10 Calon Haji Kabupaten Bogor Tidak Diperkenankan Berangkat
Kakbah di Mekah. ( Foto: AFP )
Vento Saudale / WBP Rabu, 3 Agustus 2016 | 09:22 WIB

Bogor- Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melarang 10 calon jemaah haji (calhaj) setempat berangkat ke Tanah Suci. Mereka tidak diperkenankan pergi karena sedang hamil, rawat jalan, dan gangguan kejiwaan.

“Aturan pusat saat ini tegas. Semisal untuk calhaj yang cuci darah, tidak diperkenankan menjalankan ibadah haji. Calhaj harus cuci darah satu minggu dua kali. Tidak boleh, kapan ibadahnya jika begitu,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Camalia W Sumaryana, Selasa (2/8).

Dia menegaskan, aktivitas ibadah haji sangat padat, sehingga calhaj berpenyakit kronis dikhawatirkan tak mampu menjalani ibadah sesuai jadwal. Sementara bagi yang dinyatakan sehat, Camalia mengimbau agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Latihan banyak jalan sejak sekarang. Untuk Kabupaten Bogor, tahapan pemeriksaan kesehatan calhaj sudah dilakukan, terakhir di UPT Puskesmas Sukaraja,” tegasnya.

Sedangkan, dari total 2.817 calhaj, Dinkes Kabupaten Bogor menjaring satu calhaj yang mengalami gangguan jiwa.

Terpisah, Dinas Kesehatan Kota Bogor terus berupaya menekan calhaj yang berpenyakit kronis. Berbagai cara dilakukan seperti mendampingi pengobatan para calhaj tersebut.

“Selama penyakit itu memang masih bisa diobati maka kita obati, dan berangkat. Kita juga tahu mana yang bisa berangkat mana yang tidak. Kita sudah jelaskan, ada beberapa penyakit kronis yang masih boleh berangkat karena bisa diobati,” ujar Kepala Dinkes Kota Bogor, Rubaeah.

Dari 699 calhaj asal Kota Bogor, beberapa menderita penyakit kronis. Namun Rubaeah memastikan mereka masih bisa berangkat ke Tanah Suci karena masih dapat ditangani. “Seperti penyakit jantung dan hipertensi, masih bisa. Kecuali TBC yang memang harus ditunda keberangkatannya,” kata dia.

Untuk calhaj berpenyakit kronis yang akan berangkat 17 Agustus nanti, Rubaeah sudah mengimbau untuk membawa obat–obatan sendiri. Dinkes Kota Bogor pun menyiapkan tenaga medis yang didatangkan untuk mencek kesehatan calhaj selama perjalanan ibadah.

Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE