KRL Bekasi-Jakarta Berangsur Normal Kembali

KRL Bekasi-Jakarta Berangsur Normal Kembali
Para penumpang di Stasiun Bekasi saat akan menaiki KRL Bekasi-Jakarta. Perjalanan KRL sempat terimbas kebakaran di Stasiun Klender, Jakarta Timur, Jumat, 19 Mei 2017. ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / JAS Jumat, 19 Mei 2017 | 10:17 WIB

Bekasi - Ribuan penumpang kereta rel listrik (KRL) jurusan Bekasi-Jakarta, sempat tertahan di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, akibat imbas dari kebakaran di Stasiun Klender‎, Jumat (19/5) pagi. Sekitar 20 menit pengguna KRL menunggu di dalam kereta, sebelum keberangkatan pada pukul 09.42 WIB tadi.

"Masih berimbas dari kebakaran Stasiun Klender, tapi sudah bisa beroperasi hanya agak mengantre saja," ujar salah satu petugas KRL Bekasi-Jakarta, Joko, Jumat (19/5).

Dia mengatakan, terjadi antrean KRL di sekitar Stasiun Klender, karena sinyal kereta dioperasikan secara manual, akibat terbakar tadi sekitar pukul 07.30 WIB. Untuk sementara, Stasiun Klender ditutup, KRL hanya melintas tanpa berhenti di stasiun yang terbakar itu.

Meski begitu, pihak KRL Bekasi-Jakarta tetap mengupa‎yakan pelayanan KRL tetap beroperasi.

‎Terkait hal ini, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) dalam siaran tertulisnya mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan KRL lintas Bekasi-Manggarai dan sebaliknya, dampak dari kebakaran di Stasiun Klender.‎ Saat ini, pada pukul 09.00 WIB, KRL sejumlah perjalanan sudah dapat diberangkatkan kembali.

"Petugas sudah memadamkan api dan tidak ada korban luka maupun jiwa," ujar VP Corporate Communication PT KCJ‎, Eva Chairunisa‎.





Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE