Meski telah dilanda banjir selama satu minggu lebih, warga yang tinggal di sekitar bantaran waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, tetap tidak memperhatikan kelestarian dan kebersihan lingkungan. Sebagian besar warga masih saja membuang sampah ke aliran waduk Pluit. Hal ini membuat kondisi waduk semakin memprihatinkan.

          Selain tumpukan sampah dan aroma tak sedap di sekitar waduk, ratusan bangunan semipermanen yang berdiri di sekitar aliran waduk juga semakin mengurangi fungsi waduk. Padahal waduk Pluit tersebut dibangun Pemprov DKI Jakarta sebagai pengendali banjir, tempat penampungan air hujan, serta cadangan air tanah.

Penulis: BeritaSatu TV/MLM

Sumber:be