Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi, Rikwanto

Jakarta - Ratusan balon gas meletus dan terbakar dalam Peresmian Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Peresmian Pemindahan Pedagang Kaki 5 Indosiar, di Indosiar, Jalan Damai No.11, Duri Kepa, Kebun Jeruk, sekitar pukul 12.00. Akibat peristiwa itu, puluhan orang mengalami luka-luka.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, ratusan balon gas yang sudah disiapkan panitia yang akan dilepas para pejabat meletus dan menimbulkan kobaran api, diduga lantaran tersengat panas matahari.

"Akibatnya melukai sejumlah orang di sekitarnya. Jumlah korban yang dilarikan ke Rumah Sakit Royal Taruna sebanyak 21 orang. 16 karyawan, empat orang umum dan satu anak kecil," ujar Rikwanto, Kamis (28/2).

Dikatakan Rikwanto, kegiatan bertajuk "Melalui penataan dan pemberdayaan PKL kita tingkatkan pertumbuhan perkotaan yang tertib, nyaman dan berdaya saing" itu, dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Koperasi Syarif Hasan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, 11 Walikota dan 300 Pedagang Kaki Lima.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Barat, Komisaris Besar Polisi Suntana, membenarkan peristiwa itu.

"Ya, ada balon meledak karena panas sehingga mengeluarkan api dan mengenai masyarakat. Kami belum bisa mendapatkan jumlah pasti berapa korban, sedang didata. Kemungkinan 20-an orang lebih," katanya.

Suntana menuturkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengapa balon itu bisa meledak. "Kepolisian sedang meneliti kenapa meledak. Jika ada unsur kelalaian akan ditindak," tandasnya.

Berikut nama-nama korban:
Dedi F, Bambang Suharto, Edy Kuswantoro, Suranto, Lina, Darmayanti, Made Marahata, Panesia, Sutarto, Sunarto, Sudaryanto, Febrianto, Yusuf,  Erwin, Rahmad, Mei Serli (Karyawati Indosiar), Adri, Jodi, Heidi, Tony Suherman, dan Yusa.


Penulis: Bayu Marhaenjati/FMB