Washington – Amerika Serikat meningkatkan kewaspadaannya atas ancaman nuklir Korea Utara (Korut) setelah penilaian terbaru intelijen menemukan untuk pertamakalinya bahwa negara itu mungkin telah mengembangkan alat nuklir yang cukup kecil untuk bisa dipasang di kepala rudal balistik.

Dalam laporan rahasia setebal tujuh halaman, Badan Intelijen Pertahanan (DIA= Defense Intelligence Agency), cabang dari Pentagon, para analis AS tampaknya meningkatkan perkiraan mereka tentang kemampuan senjata nuklir Korut.

Sebelumnya, para pakar tidak memperkirakan kalau Pyongyang memiliki keahlian untuk membuat kepala mesiu nuklir yang cukup kecil agar bisa dipasang di rudal.

Penghitungan terbaru itu terungkap Kamis waktu setempat dalam dengar pendapat Komite Angkatan Bersenjata DPR, ketika politisi Partai Republik Doug Lamborn mengatakan adanya laporan rahasia yang kesimpulannya bukan lagi rahasia.

"DIA menilai dengan kadar keyakinan menengah (moderate confidence) bahwa Korea Utara memiliki senjata nuklir yang mampu diluncurkan dengan rudal balistik,"' kata Lamborn mengutip laporan itu. '"Namun kemampuan (rudal) itu rendah."'

Korut sebelumnya mengatakan uji coba nuklir pada Februari juga menggunakan alat miniatur, yang diyakini para ahli senjata internasional kalau negara itu bisa mmebuat kepala rudal nuklir yang cukup kecil.

Penulis: Heru Andriyanto/HA

Sumber:The Wall Street Journal