Bradley Manning

Washington - Bradley Manning, yang mengunggah rahasia keamanan Amerika Serikat (AS) ke laman Wikileaks, Senin (3/6) dihadapkan pada persidangan. Ia terancam hukuman penjara selama 154 tahun jika terbukti bersalah melakukan kejahatan serius. Masa tahanan itu adalah akumulasi dari 22 tuduhan berlapis yang ditujukkan padanya.

Manning dituduh mengirimkan 250.000 surat diplomatik rahasia, dan 500.000 laporan perang di Afghanistan dan Irak pada laman Wikileaks sejak tahun 2009 dan 2010. Kebocoran rahasia ini merupakan yang terbesar dalam sejarah Amerika Serikat.

Manning yang berusia 25 tahun, ditangkap Mei 2010, ketika masih bertugas di Irak. Ia tidak menyangkal sedikitpun akan perbuatannya tersebut. Pemerintah AS mendakwanya karena perbuatannya itu sudah membahayakan keselamatan negara, dan warga negara AS di seluruh dunia.

Salah satu laporan perang rahasia yang ia unggah ke laman Wikileaks adalah video serbuan helikopter Apache di Baghdad, tahun 2007, yang menewaskan belasan orang Irak, termasuk seorang juru kamera Reuters.

Manning menjelaskan tujuannya mengunggah video tersebut karena apa yang dilakukan oleh rekannya sesama pasukan AS di Irak tersebut bukan serangan tapi pembantaian.

Sejak ditahan Mei silam, Manning mendapatkan perlakukan kekerasan dalam penjara. Hakim sudah memutuskan masa tahanannya akan dikurangi sebanyak 112 hari akibat kejadian tersebut.

Penulis: Andres Fatubun/AF

Sumber:CNN