Esteban Santiago.

Penembakan di Bandara Florida, 5 Orang Tewas

Esteban Santiago. (The Daily Beast)

Lauderdale- Sebanyak lima orang tewas tertembak di tempat pengambilan bagasi di terminal 2 bandara udara (bandara) Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat (AS), Jumat (6/1) malam waktu setempat atau Sabtu pagi WIB. Tersangka pelaku yang diidentifikasi bernama Esteben Santiago melepaskan tembakan dari senjata yang disimpan di koper yang dibawanya.

Tersangka berhasil diamankan aparat keamanan setempat tanpa perlawanan. Sejauh ini, tersangka yang tinggal di Alaska tersebut masih dimintai keterangan oleh otoritas keamanan setempat dan juga otoritas federal.

Para pejabat menyebutkan, mereka sedang memeriksa apakah tersangka terlibat dalam pertengkaran di dalam pesawat dalam penerbangannya menuju Florida. Namun, sejauh ini tidak ada bukti yang mendukung mengenai hal tersebut.

Sedikitnya 13 orang yang terkena tembakan tersangka. Delapan orang di antaranya dilarikan ke rumah sakit dan lima korban lainnya tewas.

Tersangka tercatat bergabung dengan pasukan pengamanan nasional di Puerto Rico taun 2007. Pada April 2010 ia dikirim ke Irak selama 10 bulan. Seorang juru bicara militer di Alaska menyebutkan, Santiago tergabung di pasukan cadangan militer sebelum ia bergabung bersama pasukan pengamanan nasional pada November 2014. Letkol Candis Olmstead menyebutkan pada Agustus silam Santiago dikeluarkan dari pasukan tersebut karena kinerjanya yang tidak memuaskan.

Penembakan di Florida AS

 

Para pejabat menyebutkan, tersangka pernah mendatangi kantor FBI di Anchorage beberapa bulan lalu. Ia diwawancarai dan menyebutkan, dirinya mendapatkan beberapa pendengaran termasuk anjuran-anjuran untuk bergabung dengan ISIS. Para pejabat menyebutkan, tersangka waktu itu juga dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatan jiwanya. Ia secara suka rela memeriksakan kesehatan dirinya.

Santiaga diketahui bekerja untuk sebuah perusahaan keamanan di Anchorage, demikian disampaikan sumber di lembaga penegakan hukum. Perusahaan tempat tersangka bekerja sempat dihubungi CNN dan pemilik perusahaan menyebutkan, tersangka bekerja sesuai aturan hukum yang ada.

Santiaga terbang dari Anchorage ke Minneapolis dan kemudian melanjutkan ke Ford Lauderdale-Bandaran Internasional Hollywood di Delta, demikian disampaikan para pejabat dan sumber di bagian keamanan penerbangan.





Paulus Nitbani/PCN

CNN