Luka Rocco Magnotta, tersangka pembunuhan sadis di Kanada.
Video ini menjadi hal paling memuakkan yang pernah anda lihat, kata situsnya.

Pembunuhan sadis yang menggemparkan Kanada dan diduga melibatkan seorang bintang porno gay, Luka Rocco Magnotta, sempat diunggah di Website setempat bernama Best Gore.

Situs tersebut menyebut dirinya “website berita realita” yang mengunggah film-film kejadian riil untuk menyajikan “kebenaran tanpa sensor”, demikian menurut Web site koran lokal, National Post, Kamis waktu setempat.

“(Video-video) itu riil seperti yang didapat dan saya percaya orang-orang punya hak untuk mengetahui kebenaran,” tulis Best Gore di laman situsnya.

Dalam film berdurasi 11 menit itu, yang juga diperoleh National Post, seseorang yang diduga Magnotta menyerang seorang pria telanjang yang terikat di tiang ranjang dengan menggunakan pemecah es dan pisau dapur.

Korban yang diduga keturunan Asia ditusuk, lehernya digorok dan kemudian dimutilasi. Dalam video yang dibuat di kamar dengan cahaya temaram itu juga terlihat si pembunuh mempermainkan potongan tubuh korban dan menggunakannya untuk bermasturbasi.

Si pembunuh kemudian juga menyetubuhi mayat itu, kata National Post.

Video berjudull “1 Lunatic 1 Ice Pick” (1 orang gila 1 pemecah es) itu diunggah di Best Gore tanggal 25 Mei, namun belum jelas kapan dan di mana film itu dibuat, meskipun polisi sudah memastikan tempat kejadian perkara adalah apartemen Magnotta di Montreal.

“1 Lunatic 1 Ice Pick tak pelak lagi menjadi hal yang paling memuakkan yang pernah anda lihat seumur hidup anda,” kata situs Best Gore.

Di akhir film, sebuah foto ditampilkan menunjukkan seseorang memakai jaket bertudung atau mungkin sweater warna ungu sedang bersandar sambil memegangi pemecah es. Sebagian besar wajahnya tak terlihat jelas.

“Investigasi menyeluruh dari komunitas Best Gore mengarah pada asumsi bahwa pelaku “1 Lunatic 1 Ice Pick” bisa jadi si pembunuh kucing terkenal dan pelacur Luka Magnotta,” tulis Best Gore.

Magnotta diberitakan pernah mengunggah video dirinya membunuh kucing dengan vacuum cleaner.

Namun dalam laman luka-magnotta.com, di bawah topic “Cyber Stalking,” Magnotta mengatakan informasi keliru tentang dirinya telah diunggah ke online. Dia menulis tidak ada “substanti atau fakta dalam pernyataan atau klaim mereka” namun tidak merinci klaim yang mana yang dia maksud.

Pihak kepolisian Kanada telah mendapatkan video itu sebagai bukti dan memerintahkan penayangan online untuk dihentikan. Polisi mengakui apa yang terlihat di video merupakan tindakan kriminal nyata.

Magnotta sendiri masih buron dan diperkirakan sudah kabur ke luar negeri.

Penulis: /SES