Ilustrasi orang dengan autisme

Jakarta - Jumlah orang dengan masalah autisme kian meningkat, adakalanya si kecil bertemu seseorang dengan kondisi ini, baik yang sebayanya maupun tidak. Bekali si kecil dengan cara bersikap yang baik agar ia bisa mengerti dan belajar tentang empati.

Bagi yang belum paham, ada kalanya bingung bertingkah/berkata sesuatu ketika harus berinteraksi dengan seseorang yang mengalami kondisi ini. Supaya si kecil paham, coba bekali ia dengan tips dari pakar kesehatan anak, Jessica Watson dari SheKnows berikut:

Jelaskan tentang autisme
Untuk membantu anak mengerti, coba beri penjelasan singkat dan sederhana mengenai autisme. Misalnya, "Autisme adalah kondisi yang membuat seseorang sulit menghadapi segala yang terjadi di sekitarnya. Contohnya, orang dengan autisme tidak tahan dengan suara bel sekolah. Untuk anak-anak lain bunyi bel sekolah mungkin biasa saja. Tapi untuk orang dengan autisme, bunyinya bisa membuat kepalanya sakit. Atau, baju dari bahan tertentu bisa membuatnya merasa mengenakan baju dari bahan wol yang gatalnya luar biasa. Ada kalanya bagi seorang autisme merasa tidak nyaman tetapi tidak bisa mengatakannya, lalu ia melakukan sesuatu yang berbeda untuk menunjukkan ia tak nyaman."

Ajak anak untuk tidak menjauhi seseorang dengan autisme
Kebanyakan anak dengan autisme punya kesukaan akan sesuatu. Dorong anak untuk mencari tahu kesukaan si anak dengan autisme itu dengan lembut dan tidak memaksa. Hal ini bisa membantu anak dengan autisme itu melatih keterhubungan, demikian dengan si kecil untuk belajar tentang empati.

Umumnya anak dengan autisme membawa sesuatu yang ia sukai ke mana-mana untuk membuatnya merasa nyaman dan aman.

Bila si kecil sudah diterima di sekitar anak dengan autisme, ajarkan untuk tidak menyentuh mainan orang lain hingga diizinkan atau ditawarkan untuk bermain dengan benda itu. Ajarkan pula untuk selalu mengembalikan barang milik orang lain yang ia pinjam untuk mengurangi kemungkinan munculnya stres pada kedua anak.

Ajarkan untuk memahami sikap
Kebanyakan anak-anak dengan autisme memiliki masalah dalam menghadapi dunia di sekitarnya, mereka juga cenderung kesulitan mengutarakan perasaannya. Ketika sedang merasa kesal atau kebingungan, sebagian anak dengan autisme akan melakukan sesuatu yang menarik perhatian, seperti menimbulkan suara berisik, berputar-putar di tempat, melompat, atau tingkah-tingkah berulang (repetitif) lainnya. Ini adalah cara mereka berkomunikasi di saat tak nyaman. Bila si anak melihat temannya seperti itu, ajar anak untuk memberi temannya ruang sendiri.

Seringnya, anak-anak yang punya teman dengan autisme bisa lebih cepat mencari tahu penyebab temannya bertingkah demikian. Ini adalah kedekatan pertemanan dan melatih kepekaan yang terbentuk di masa kanak-kanak.

Bantu anak belajar melihat sosok teman, bukan perbedaannya dari orang lain
Poin ini tidak terbatas kepada pertemanan dengan orang lain yang memiliki masalah autisme, tetapi untuk orang yang berkebutuhan khusus lainnya.

Ada kalanya anak-anak penasaran mengenai anak lain yang tingkahnya sedikit berbeda dari kebanyakan seusianya. Hampir setiap orangtua pernah melihat anaknya menatap orang lain. Ajar anak untuk bersikap lebih bijaksana ketika hal ini terjadi.

Bila si anak menatap anak dengan autisme bertingkah tidak nyaman, misal berputar-putar di tempat, coba alihkan perhatian si kecil ke sesuatu yang berkaitan dengan dirinya. Contoh, tunjuk ke tas ransel anak dengan autisme tadi yang ada stiker Angry Bird sama dengan si kecil. Katakan pada si kecil, kesamaan itu hal yang menarik untuk diketahui.

Teknik semacam ini membantu anak belajar untuk tidak takut dengan kejadian yang tengah terjadi si anak dengan autisme. Mungkin hal ini akan menjadi satu hal yang bisa membuka interaksi si kecil dan anak dengan autisme tadi di lain waktu.

Anak-anak saat ini tumbuh di dunia yang memiliki beragam perbedaan, tak semata perbedaan agama, warna kulit, suku, dan lainnya. Bila Anda mencontohkan penerimaan dan pengertian, si kecil bisa tumbuh menjadi pribadi yang  perhatian dan penuh kasih kepada orang lain.

 

Penulis: /NAD

Sumber:Sheknows