Singa, si raja hutan.

Singa memiliki kekuatan dan ditakuti oleh hewan-hewan lainnya di hutan. Singa memang diciptakan sebagai hewan untuk berburu. Jadi, tubuh mereka sangat kuat. Kaki-kakinya mampu melompat dan berlari dengan kencang. Kuku-kukunya sangat kuat dan tajam. Kuku-kuku itu bisa keluar dari jari-jarinya sehingga lebih panjang lagi. Begitu juga dengan gigi-giginya. Mampu menggigit dan mencabik-cabik hewan lain.

Saat berburu, singa menggunakan penglihatan dan penciuman yang sangat tajam. Matanya bisa melihat dengan jelas karena memiliki lensa mata yang besar dibanding hewan lain. Singa pun dapat mencium hingga jarak jauh di mana mangsanya berada. Jadi, dari penglihatan dan penciumannya itu singa bisa mengejar mangsanya dengan cepat.
Nah, dengan kekuatan itu semua, singa selalu berhasil menangkap mangsa.

Hewan buas ini mampu makan sampai 25 kg daging dalam sekali makan. Itu sama dengan 250 burger. Wow! Makanya tubuhnya sangat kuat.

Oya, biasanya kita melihat singa dengan suari atau rambut lebat yang tumbuh mengelilingi kepala. Tetapi sebenarnya hanya singa jantan yang mempunyai surai. Singa betina tidak mempunyai surai. Surai itu diciptakan agar singa jantan tampak gagah dan berwibawa. Ya, seperti cambang pada laki-laki.

Singa memang diciptakan untuk menajdi pemburu. Tetapi ternyata singa betinalah yang lebih sering berburu. Ia berburu untuk dirinya sendiri dan anak-anaknya. Bila singa betina telah mendapat makanan, maka singa jantan akan meminta bagian. Padahal singa jantan tidak ikut berburu.

Wah, terhadap sesama singa saja, singa jantan sangat galak. Apalagi terhadap hewan lain ya? Itulah sebabnya, singa jantan disebut sebagai Raja Hutan.

-

Penulis: /NAD

Sumber:Rumah Oren