Drama Musikal Tribute to Ibu Sud bertajuk "Senandung Bakti Anak Negeri," pada Rabu (26/6) di Mahaka Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta.

Jakarta - Belakangan ini, banyak anak lebih fasih menyanyikan lagu-lagu orang dewasa yang tidak sesuai dengan perkembangan usianya. Hal itu bisa jadi, karena kurangnya perbendaharaan lagu yang benar-benar anak-anak.

Berangkat dari keprihatinan itu, Yayasan Putera Bahagia Jaya (YPBJ) yang dipimpin Tatiek Fauzi Bowo, menggelar Drama Musikal Tribute to Ibu Sud bertajuk Senandung Bakti Anak Negeri, pada Rabu (26/6) di Mahaka Sports Mall, Kelapa Gading, Jakarta.

Drama musikal yang melibatkan 65 anak-anak dari keluarga Pra Sejahtera ini, mengangkat kisah tentang keseharian anak-anak yang dirangkai dengan lagu-lagu ciptaan Ibu Sud seperti lagu Bernyanyi Kita Bernyanyi, Ular Naga, Kring-Kring Ada Sepeda, Tik Tik Bunyi Hujan, Burung Kutilang dan lainnya.

Lagu-lagu karya Ibu Sud dalam cerita pun dikemas ringan dengan berisikan pesan-pesan moral kepada anak-anak generasi penerus bangsa untuk tidak sombong, rajin belajar, dan rajin sembahyang. Acara ini ditujukan tidak hanya untuk mengingatkan kembali lagu-lagu anak Indonesia, tetapi juga mampu mengembangkan diri dan rasa percaya diri anak.

Penampilan mereka yang dibimbing oleh Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menarik, ceria, dan menghibur sekitar 1.900 penonton yang sebagian besar anak-anak sekolah dasar dan guru pendamping. Ribuan anak sekolah dari sekolah dasar dan SMP tampak senang menyaksikan drama musikal yang disutradarai oleh Gatot Rahmadi.

Menurut Tatiek, pergelaran ini merupakan salah satu program YPB Jaya untuk mewadahi anak-anak tampil lebih kreatif dan percaya diri dengan lagu-lagu anak karya negeri sendiri.

"Di negeri yang kita cintai ini, semakin banyak anak turut menyanyikan lagu orang dewasa. Kemana lagu anak-anak yang mendidik seperti yang diciptakan Ibu Sud, AT Mahmud, atau Pak Kasur?" jelasnya.

Tatiek mengaku, kegiatan drama musikal sangat baik untuk menghadirkan kembali lagu-lagu anak. Dalam acara ini, sebanyak 980 anak-anak dan guru pendamping terpilih dari kalangan keluarga pra sejahtera Jakarta calon peserta Program Pengembangan Diri YPB Jaya hadir dan mempertunjukkan kebolehannya bernyanyi.

Ketua Panitia Drama Musikal dari YPB Jaya, Tresnowati Gito, menjelaskan, acara ini sekaligus untuk memperingati Hari Anak Nasional yang akan jatuh pada Juli mendatang. YPJB merupakan yayasan yang didirikan Pemda DKI Jakarta sejak 24 April 1952, yang mengelola program pengembangan diri anak-anak penduduk pra sejahtera Jakarta.

"Karena lagu-lagu Ibu Sud selain ada lagu anak-anak tapi ada lagu yang patriotik, mencintai Tanah Air, jadi bisa menampilkan lagu-lagu yang bercerita," katanya. 

Suara Pembaruan

Penulis: H-15

Sumber:Suara Pembaruan