Studi: Janin pada Ibu Perokok Lebih Sering Menutup Wajahnya

Studi: Janin pada Ibu Perokok Lebih Sering Menutup Wajahnya
Ilustrasi janin. ( Foto: ISTIMEWA )
Nessy Febrinastri / FAB Sabtu, 28 Maret 2015 | 12:00 WIB

Janin pada ibu perokok lebih sering menutupi wajah dan menyentuh mulut mereka. Demikian kesimpulan studi yang diterbitkan dalam jurnal medis Acta Paediatrica pekan ini.

Studi dilakukan terhadap 20 ibu hamil di Durham University dan Lancaster University di Inggris, yang dirancang untuk mengetahui bagaimana reaksi janin terhadap rokok. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa merokok dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan.

Janin ibu merokok memiliki peningkatan 58 persen dalam gerakan mulut dan peningkatan 69 persen dalam menyentuh mulut mereka.

Saat janin bertambah tua, gerakan mereka biasanya menurun, tetapi sistem saraf pusat janin mereka mungkin tidak berkembang dengan tingkat yang sama seperti pada janin yang ibunya tidak merokok.

Scan menunjukkan urutan gerakan yang ditampilkan oleh dua janin pada usia kehamilan 32 minggu. Janin dari ibu merokok tampak hampir menutupi wajah mereka.

"Pola pergerakan janin berbeda secara signifikan antara janin dari ibu yang merokok, dibandingkan dengan ibu yang tidak merokok," kata peneliti, Dr Nadja Reissland dari Departemen Psikologi Universitas Durham.

Temuan ini menunjukkan terjadinya stres dan depresi yang signifikan pada janin ibu perokok, yang disebabkan oleh paparan nikotin.

Sumber: The Guardian
CLOSE