Ilustrasi anak/bayi tidur.

Kurang Tidur Pengaruhi Perilaku Anak

Ilustrasi anak/bayi tidur. (Freedigitalphotos)

Boston - Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat menyebutkan, kurangnya waktu tidur ternyata berkaitan dengan masalah kognitif dan mempengaruhi perilaku anak di kemudian hari.

Kepala pediatri umum di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, Amerika Serikat (AS), Dr Elsie Taveras, mengatakan, dalam masa pertumbuhan anak-anak, tidur merupakan hal utama yang memiliki banyak pengaruh.

"Anak-anak yang mengalami kekurangan waktu tidur lebih rentan untuk mengalami masalah dengan perilakunya seperti konsentrasi, pengendalian emosi, dan pemecahan masalah," kata Elsie, seperti dilansir laman Asiaone, Minggu (19/3).

Menurut Elsie, penelitian yang mereka lakukan terhadap 1.046 anak-anak yang menjadi responden, berhasil ditemukan kaitan antara kurangnya waktu tidur dengan masalah perilaku anak.

Dalam penelitian ini, kalangan peneliti meminta keterangan dari kalangan orang tua melalui kuisioner, soal berapa lama anak-anak tidur pada usia 6 bulan, 3 tahun dan 7 tahun.

"Jika kebutuhan tidur anak kurang terpenuhi, ada dampak negatif yang dapat muncul pada anak. Perilaku agresif, rewel, dan penurunan prestasi menjadi contoh dari dampak tersebut," tambah Elsie.



Feriawan Hidayat/FER

Asiaone