Forever Friends Indonesia luncurkan koleksi sepatu. Juga bekerjasama dengan Axioo Fotografi untuk foto-foto anak dan keluarga.

Memperluas koleksi ke bidang fashion, home decor, dan fotografi.

Jakarta - Merek Forever Friends sangat identik dengan produk-produk kartu ucapan (greeting cards) dan boneka dengan ikon beruang cokelat yang lucu. Produk ini dikenal sejak puluhan tahun lalu. Kini, mencoba menjangkau pasar lebih luas, registered brand owner Forever Friends di Indonesia memperluas rangkaian produknya di bawah merek yang sama ke bidang fashion (sepatu, kaus kaki, dan tas), home decor, dan kolaborasi fotografi.

"Sejak tahun 2007 kami sudah mendapatkan izin registered di Indonesia. Kami boleh mengembangkan produk dengan karakter beruang Forever Friends yang asalnya dari London. Kami sadari, Forever Friends identik dengan kartu ucapan dan boneka beruang. Namun, kami tak ingin berdiam di situ saja. Kami ingin memberi hal baru. Karena itu, kini kami luncurkan konsep baru supaya fresh, dengan produk-produk baru," jelas Van Kenny Tamara saat ditemui sebelum acara Grand Opening toko Forever Friends di Minniapolis Plaza Indonesia, Jakarta, Jumat (8/2).

Di dalam toko baru yang didesain bergaya kamar anak-anak bernuansa vintage dan rustic seperti di rumah-rumah pedesaan Eropa, Kenny menjelaskan, ia memperluas jenis barang-barang yang ditawarkan Forever Friends serta alasannya.    

"Saya melihat, dua tahun belakangan hingga 5 tahun ke depan, bisnis anak-anak telah dan akan terus berkembang. Karenanya, kami mau fokus memasuki area tersebut. Kami menghadirkan beberapa produk, dari fashion dalam bentuk sepatu, kaus kaki, dan tas. Juga ada home decor untuk kamar anak, serta fotografi anak dan keluarga (bekerja sama dengan Axioo Fotografi), tetapi untuk kartu ucapan dan boneka Forever Friends tetap akan ada," jelas Kenny.  

Toko baru Forever Friends sudah membuka pintunya untuk soft launch sejak 3 bulan lalu. Diakui Kenny, produk sepatu adalah yang paling banyak dibeli konsumen. Kenny yang berlatar belakang sekolah di bidang desain secara otodidak mempelajari cara mendesain sepatu, khususnya sepatu anak. "Saya yang mendesain sendiri sepatu-sepatu untuk anak-anak. Desainnya lebih bergaya ke arah Eropa yang edgy, hip, dan trendi. Sepatu anak-anak di sini, kebanyakan saya ambil gaya dari sepatu orang dewasa kemudian dibuat versi mininya. Karena saat ini makin banyak orangtua muda yang ingin anak-anaknya bergaya masa kini," jelas Kenny.

Diakui Kenny, dalam membuat sepatu anak-anak, pemilihan bahan berkualitas sangat penting. Sepatu-sepatu anak yang dibuatnya menggunakan bahan-bahan katun, calf skin, lamb skin, serta bagian dalamnya diberi spons lembut agar lebih nyaman dikenakan anak-anak. Di bagian bawah, Kenny sengaja memesan sol sepatu khusus yang dibuat berlapis-lapis agar tahan lama dan tidak mudah tergelincir bila berjalan di tempat basah.  

"Kami memakai sol sepatu khusus yang dibuat berlapis, itu pun pembuatannya memakan waktu lama karena harus dibuat per lapisan. Bahan-bahan kulitnya juga asli. Desain-desain sepatunya pun dibuat terbatas, kami mengikuti tren di luar. Begitu sudah lewat trennya, kami tidak buat lagi kecuali yang sangat best seller. Jadi, sepatu yang dimiliki si anak akan sangat unik, bisa dibilang collectible, karena dibuat terbatas. Itulah sebabnya harga yang ditawarkan cukup premium," jelas Kenny sembari menambahkan, harga sepatu yang ditawarkan mulai dari Rp 500.000.  

Untuk sepatu, Forever Friends menyiapkan sepatu untuk ukuran bayi 4 bulan hingga anak usia 8 tahun. Sepatu paling best seller, menurut Kenny, jenis Bob's Web (sepatu slip on mirip espadrilles dengan untaian semacam jerami di bagian bawah sol sepatu dan garis ala navy di bagian atas) serta Jim's Boots (sepatu boot pendek dengan tali di depan).  

Sementara untuk tas anak-anak, Forever Friends bekerja sama dengan Clementine by Mimsy, buatan Christyna Theosa. "Kami sejak tiga tahun lalu bervisi untuk membuat tas koleksi anak-anak. Baru sekarang bisa diwujudkan bersama Forever Friends. Untuk awalnya, kami meluncurkan dua koleksi, yakni backpack dan sling bag. Untuk jalan-jalan, sekolah, dan sebagainya. Kami upayakan desain-desain yang unik dan edgy, karena tas anak-anak cenderung typical dan pabrikan. Fabrik serta desain tas-tas ini kami buat sendiri. Tas backpack-nya unisex, sehingga bisa dikenakan anak lelaki maupun perempuan," jelas Christyna.

Di toko dengan ruang 16 meter persegi berdesain ala pedesaan itu pun Forever Friends menawarkan beberapa jasa, seperti pembuatan desain kamar untuk anak dan pemotretan untuk anak maupun keluarga di tempat bekerja sama dengan Axioo Photography.

Penulis: Nadia Felicia/NAD