Perdan Julia Gillard menyampaikan pidato pertama sebagai perdana menteri dalam konferensi Partai Buruh (2/12). PM Gillard merombak kabinet menempatkan pembantu terdekatnya namun juga mempertahankan oposisi. Kabinet baru akan dilantik Rabu
Menunjuk perempuan pertama menjabat sebagai jaksa agung negara, Nicola Roxon

Perdana Menteri Australia Julia Gillard merombak kabinet guna memberikan darah segar setelah setahun dilanda kemelut dan popularitas pemerintah merosot.

Dalam kocok ulang anggota kabinet, Gillard masih mempertahankan sekutu penting dan oposisi seperti Menteri Luar Negeri Kevin Rudd dan Menteri Pertahanan Stephen Smith.

Gillard mempromosikan dua pembantunya yang tersingkir semasa Kevin Rudd menjadi perdana menteri. Bill Shorten menjadi menteri ketenagakerjaan dan Mark Arbib menjadi menteri keuangan. Keduanya membantu menyingkirkan Kevin Rudd pada pertengahan tahun 2010.

Gillard membantah memanfaatkan pendukungnya.

Perdana menteri mengatakan, perubahan itu dirancang untuk membantu mengamankan pekerjaan pada saat terjadi perubahan ekonomi dan untuk membantu menyebarkan keuntungan Australia yang mengalami 'booming' pertambangan.

"Saya percaya itu gabungan dari hak, pengalaman dan darah baru," katanya.

Partai Buruh telah melewati waktu yang bergolak sejak Gillard menang tipis dalam pemilu pada Agustus 2010. Namun jajak pendapatj Nielsen yang diterbitkan di The Sydney Morning Herald, menunjukkan dukungan kepada pemerintah merosot pada angka 29 persen.

Gillard adalah perempuan pemimpin pertama di Australia, juga menunjuk perempuan pertama menjabat sebagai jaksa agung negara, Nicola Roxon.

Sementara itu Tanya Plibersek mengambil alih jabatan Roxon sebagai menteri kesehatan.

Tim baru ini diharapkan akan dilantik pada Rabu.

Penulis:

Sumber:AFP/Antara