BanjirAlam di India dan Nepal, 94 Tewas

Ilustrasi banjir. (Antara/Rony Muharrman)

Oleh: Unggul Wirawan / WIR | Senin, 14 Agustus 2017 | 16:21 WIB

Kathmandu - Banjir disusul longsor di India dan Nepal menewaskan 94 orang. Pada Minggu (13/8), otoritas Nepal menyatakan jumlah korban tewas akibat banjir bandang mencapai 49 orang. Dilaporkan pula, sebanyak 700 wisatawan, termasuk 200 warga negara India terjebak di Nepal.

Namun pejabat khawatir jumlah korban tersebut dapat meningkat tajam saat tim penyelamat masih mencari puluhan orang yang diyakini hilang dalam lumpur dan di desa-desa yang terendam air. Hujan deras yang terus-menerus selama beberapa hari telah memicu banjir dan longsor. Ribuan orang bahkan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Sebanyak 17 orang lainnya hilang. Pekerjaan pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung namun tingkat airnya belum turun,” keluh Shankar Hari Acharya, kepala pusat darurat nasional Nepal.

Palang Merah Nepal juga memperkirakan korban tewas lebih dari 53 orang. Dampak banjir semakin parah karena puluhan orang lainnya hilang, banyak warga terluka, dan ribuan rumah hancur.

Di negara tetangga, India, tanah longsor besar di wilayah utara menyapu dua bus penumpang saat berada di bukit. Bus lalu masuk ke dalam ngarai yang dalam, dan menewaskan 45 orang.

Pada Sabtu, di negara bagian Himachal Pradesh, pertemuan sekelompok orang langsung bubar ketika ton batu dan lumpur menuruni lereng gunung. Sandeep Kadam, pejabat senior di tempat kejadian, pada Minggu (13/8), sejumlah 45 mayat telah ditemukan dari lokasi kecelakaan di negara bagian Himalaya.

Dilaporkan, masih banyak korban yang masih tertinggal di dasar jurang. Sementara tentara dan regu penyelamat bekerja sampai larut malam untuk menjangkau mereka yang berada di bawah lumpur dan batu.

“Sekitar 200 meter jalan raya nasional hancur tertimbun bersama dengan dua bus dan lebih dari 50 orang terkubur hidup-hidup," kata juru bicara militer India Kolonel Aman Anand, yang membantu koordinasi upaya penyelamatan.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa dan doanya kepada mereka yang terkena dampak kecelakaan tersebut.

“Saya berduka atas hilangnya nyawa akibat kecelakaan yang berhubungan dengan tanah longsor di distrik Mandi di Himachal Pradesh,” tulisnya di akun Twitter.

Bencana tersebut terjadi setelah hujan lebat berhari-hari, yang memicu tanah longsor di lereng bukit yang curam. Longsor memang mengancam desa-desa di kaki gunung setiap musim hujan.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT