Sidang Kasus Kim Jong-nam Ditunda Hingga 2019

Sidang Kasus Kim Jong-nam Ditunda Hingga 2019
Pasukan bersenjata Polis Diraja Malaysia (PDRM) atau Special Task Force On Organised Crime (STAFOC) mengawal ketat terdakwa pembunuhan kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Nam, Siti Aisyah (tengah) usai menjalani sidang di Mahkamah Tinggi Shah Alam, Kualalumpur, Malaysia, 23 Januari 2018. ( Foto: Antara / Agus Setiawan )
Unggul Wirawan / WIR Kamis, 8 November 2018 | 17:45 WIB

Shah Alam- Persidangan dua wanita terdakwa karena diduga membunuh saudara tiri pemimpin Korea Utara (Korut) akan dilanjutkan pada Januari 2019. Menurut pengumuman pengadilan, Rabu (7/11), penundaan ini terjadi setelah pengacara pembela jatuh sakit.

Dua terdakwa terdiri dari Siti Aisyah dari Indonesia dan Doan Thi Huong dari Vietnam dituduh membunuh Kim Jong-nam. Terdakwa mengoleskan agen saraf VX di wajahnya di bandara Kuala Lumpur, dalam serangan gaya Perang Dingin yang mengejutkan dunia.

Pasangan terdakwa ini diadili pada Oktober tahun 2017, delapan bulan setelah pembunuhan. Tetapi proses sidang telah bergerak lambat karena banyaknya saksi, dan sidang fakta yang diadakan relatif jarang di bawah sistem pengadilan Malaysia.

Setelah hakim memutuskan pada Agustus, kasus penuntutan cukup kuat untuk persidangan dilanjutkan, itu dijadwalkan untuk dilanjutkan pada awal bulan ini dengan Aisyah mengambil sikap untuk menawarkan pembelaannya.

Tapi proses sidang pengadilan akan dimulai kembali pada 7 Januari 2019 setelah pengacara utama Indonesia Gooi Soon Seng jatuh sakit. Hal itu disampaikan anggota lain dari tim pengacara, Kulaselvi Sandrasegaram, setelah sidang di Pengadilan Tinggi di Shah Alam yang menetapkan tanggal baru jadwal sidang.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE