"Perjanjian kerja akan membuka jalan perdamaian di Mindanao. Kesepakatan ini adalah sebuah kemajuan dalam 15 tahun perundingan dengan Kelopok Moro, untuk mengakhiri pemberontakan yang telah menewaskan lebih dari 120 ribu orang."

Pemerintahan Filipina menyepakati perjanjian damai dengan kelompok gerilyawan Muslim di negara itu. Kesepakatan, disampaikan langsung oleh Presiden Filipina Benigno Aquino dalam pidato di stasiun televisi naisonal. 

Dlam pidatonya, Benigno mengumumkan perjanjian kerja yang diharapkan menjadi jalan untuk membangun daerah otonom baru. Di mana, daerah tersebut akan dikelola langsung oleh minoritas Muslim di Selatan Filipina.

"Perjanjian kerja akan membuka jalan perdamaian di Mindanao. Kesepakatan ini adalah sebuah kemajuan dalam 15 tahun perundingan dengan Kelopok Moro, untuk mengakhiri pemberontakan yang telah menewaskan lebih dari 120 ribu orang," kata Benigno.

Perjanjian itu juga mengikuti negosiasi antara pemerintah dengan Front Pembebasan Islam Moro di Malaysia, yang menjadi perantara pembicara.

Penulis: