Ilustrasi Gedung Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemkeu) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) kembali melelang aset eks kelolaan PT Perusahaan Pengelolaan Aset (PPA) dengan hasil perolehan mencapai Rp 291,8 miliar.

Hasil itu didapat dari lelang 26 aset yang tersebar di delapan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), yakni KPKNL Jakarta III, Bekasi, Bogor, Purwakarta, Serang, Surakarta, Surabaya dan Denpasar.

Direktur Hukum dan Humas DJKN Tavianto Noegroho menjelaskan aset yang dijual melalui lelang tersebut jenisnya bervariasi mencakup tanah, tanah dan bangunan dan rumah tempat tinggal. Aset tersebut, katanya, menurut analis pasar sangat mudah dipasarkan (marketable).

"Untuk mencapai target hasil pengelolaan aset (HPA) tahun 2013 dan mempercepat penyelesaian aset-aset properti eks kelolaan PPA, DJKN Kemkeu melalui Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi melaksanakan lelang sebanyak 26 aset yang tersebar di delapan KPKNL," ujar Tavianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (16/4).

Lebih lanjut Tavianto menjelaskan lelang berbagai jenis aset tersebut dilaksanakan oleh delapan KPKNL yang terbagi dalam tiga periode, yakni Selasa 26 Maret 2013 pada KPKNL Jakarta III, Serang, Bekasi, Bogor dan Purwakarta.

Periode kedua pada Kamis 28 Maret 2013 di KPKNL Surakarta dan Surabaya dan periode ketiga pada Senin, 1 Maret 2013 di KPKNL Denpasar.

Pelaksanaan lelang aset-aset tersebut menurutnya dirancang secara terbuka, akuntabel, kompetitif dan terbuka untuk umum.

"Harapannya lelang ini dapat mengembalikan keuangan negara dalam bentuk pokok lelang, bea lelang dan pajak-pajak yang terkait untuk mendukung sumber penerimaan negara dalam APBN 2013," jelas dia.

Dia menambahkan dalam lelang kali ini, tidak semua aset terjual. Aset properti yang belum terjual pada kesempatan lelang ini akan dikelola dan dijadwalkan lelang pada kesempatan berikutnya.

"Pengumuman lelang dan rincian aset yang dilelang dapat juga diunduh di website DJKN," pungkasnya.

Investor Daily

Penulis: WYU/YUD

Sumber:Investor Daily