Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalokasikan dana sekitar Rp400 miliar untuk melatih sumber daya manusia (SDM). Tujuannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi perseroan dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015.

Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, inovasi merupakan "harga mati" bagi perbankan, agar mampu berkompetisi dengan negara-negara lain. Untuk itu menurutnya, Bank Mandiri pun menyiapkan anggaran khusus.

"Untuk dapat memenangkan kompetisi, kemampuan SDM bank dalam berinovasi harus ditingkatkan. Kami sediakan kurang lebih Rp400 miliar tahun ini untuk melatih tenaga baru. Itu (sebesar) 5% dari biaya pegawai," ujar Budi, dalam sambutannya pada acara "Mandiri CFO Forum 2013", di Jakarta, Senin (22/4).

Budi mengatakan, ratusan karyawan terbaik akan dikirim belajar di dalam maupun luar negeri, agar siap berinovasi. Langkah tersebut salah satunya bisa dilakukan dengan memanfaatkan kemampuan Global System Mobile Communication (GSM) yang pertumbuhannya cukup pesat. Dengan begitu, sistem telekomunikasi dapat menjadi faktor pendukung perkembangan industri keuangan di masa mendatang.

"Kita tidak pernah menyangka GSM bisa mengubah drastis sistem telekomunikasi Indonesia. Dengan adanya inovasi GSM, sekarang dampaknya begitu besar," kata Budi pula.

 

Investor Daily

Penulis: GRC

Sumber:Investor Daily