Bank Permata Syariah Luncurkan Layanan Pendaftaran Haji Satu Atap di Cirebon

Beritasatu.com (Beritasatu.com)

Oleh: Thomas Ekafitrianus / THM | Rabu, 11 Januari 2017 | 19:22 WIB

Jakarta – Unit Usaha Syariah PT Bank Permata Tbk (Bank Permata Syariah) dan Kementerian Agama (Kemenag) meningkatkan kualitas layanan haji secara berkesinambungan, dalam Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap di Cirebon.

Dengan layanan ini, calon jamaah haji (calhaj) dapat melakukan pembukaan dan penyetoran dana hajinya secara langsung di satu tempat mengingat, payment point bank dan kantor Kemenag berada dalam satu atap, sehingga tujuan one stop services dapat tercapai.

Terobosan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 29 Tahun 2015 yang mengatur tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler dari sebelumnya empat tahap menjadi dua tahap, sehingga menjadi lebih efektif dan efisien. Sebelumnya, calhaj harus bolak balik dari bank ke kantor Kemenag hingga empat kali untuk memvalidasi nomor dan pembayarannya. Sementara itu, dengan solusi ini, calhaj dapat memangkas hanya menjadi dua kali mengingat perwakilan bank dan Kemenag telah berada dalam satu atap.

Cirebon menjadi kota keempat pelaksanaan Pendaftaran Haji Satu Atap ini, setelah langkah awal (pilot project) dilakukan di kota Bandung dan dilanjutkan di Brebes dan Karawang. Hadir dalam peluncuran Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap di Cirebon pada 11 Januari 2017 tersebut Direktur Bank Permata Syariah Achmad K Permana, dan Kepala Kementerian Agama Kabupaten Cirebon Imron.

Achmad Permana menjelaskan, Bank Permata Syariah siap mendukung program pemerintah khususnya yang dilakukan oleh Kemenag dalam Pelayanan Pendaftaran Haji Satu Atap ini. Layanan ini jelas sangat dibutuhkan oleh calhaj, karena dapat membuat proses validasi dan pembayaran menjadi lebih efektif dan efisien. “Apa yang kami lakukan bersama dengan Kemenag ini menjadi wujud nyata komitmen Bank Permata Syariah dalam mensukseskan program Haji Pemerintah,” terang dia dalam siaran pers yang diterima Investor Daily, Rabu (11/1).

Bank Permata Syariah memiliki rekam jejak yang panjang dalam mendukung kelancaran program Haji Pemerintah. Sejak tahun 2013 pihaknya menerima amanah dari Kemenag menjadi salah satu dari 17 bank syariah yang ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH).

“Sebagai bank syariah terbesar keempat di Indonesia, kami tidak hanya memberikan layanan haji reguler saja, namun juga layanan kepada calon jemaah haji khusus. Untuk itu, kami bahkan mengembangkan produk PermataTabungan iB Haji untuk membuka kesempatan lebih luas kepada masyarakat berangkat ke Tanah Suci secara terencana,” jelas Permana.

Sementara itu, Imron mengatakan, pihaknya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan kalangan perbankan syariah sehingga memudahkan calhaj dalam menyelesaikan proses administrasi keberangkatan haji. “Urusan administrasi cukup dilakukan di dalam area yang sama, sehingga calhaj dapat lebih konsentrasi untuk mempersiapkan perjalanan haji dengan lebih baik. Hal inilah yang ingin kami capai agar pemerintah dapat secara terus-menerus meningkatkan kualitas layanan haji,” terang dia.

PermataTabungan iB Haji merupakan salah satu produk unggulan Bank Permata Syariah. Produk ini merupakan jawaban terhadap kebutuhan ibadah haji masyarakat, di mana salah satu kendalanya adalah kemampuan finansial untuk membiayainya. Faktanya, waktu tunggu keberangkatan haji berkisar 10-12 tahun, ditambah rata-rata laju inflasi tahunan negara di kisaran 5-10% biaya keberangkatan haji pun kian bertambah mahal.

Oleh karena itu, PermataTabungan iB Haji dengan gerakan #WaktunyaKeTanahSuci yang digagas oleh Bank Permata Syariah pada April 2016 menjadi solusi untuk mewujudkan langkah nyata memampukan diri berangkat ke Tanah Suci. Dengan setoran awal sebesar Rp 250 ribu, nasabah sudah bisa berikhtiar untuk menunaikan ibadah haji.

Data Bank Permata Syariah menunjukkan, perkembangan produk PermataTabungan iB Haji cenderung tumbuh dari tahun ke tahun. Pada Januari 2015, jumlah penabung PermataTabungan iB Haji sebanyak 31.567 nasabah dan 9.299 porsi haji dengan dana kelolaan Rp 588 miliar. Sementara itu, pada periode September 2016 telah mencapai 81.858 nasabah dan 43.195 porsi haji nasabah. Jumlah nasabah tersebut meningkat 159% dan jumlah porsi haji meningkat 365%, dengan dana kelolaan mencapai Rp 1,97 triliun atau tumbuh 236%.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT