Ilustrasi CIMB Niaga

Kami mencatat posisi sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. Tahun ini aset akan tembus Rp 200 triliun


Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk membukukan laba bersih tahun 2012 sebesar Rp 4,23 triliun atau meningkat sebesar 33% (year on year/yoy). Perolehan laba bersih tersebut ditunjang oleh pendapatan operasional meningkat sebesar 24% (yoy) menjadi Rp 12,88 triliun.

"Sedangkan peningkatan pendapatan operasional salah satunya didorong oleh kenaikan pendapatan berbasis biaya (fee based income) sebesar 29% menjadi Rp 3,17 triliun," papar Direktur Keuangan CIMB Niaga Mohammad Wan Razly dalam paparan kinerja Tahun 2012 di Graha Niaga, Jakarta, Kamis (14/2).

Di sisi lain, biaya operasional terkelola dengan baik, yaitu hanya mencatatkan kenaikan sebesar 15% yoy. Total aset mencapai Rp 197,41 triliun atau bertumbuh 18% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 166,80 triliun.

"Kami mencatat posisi sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. Tahun ini aset akan tembus Rp 200 triliun," kata Razly.

Perseroan mencatat pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 16% menjadi Rp 145,40 triliun, dibandingkan periode yang sama sebesar Rp 125,70 triliun. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) gross tercatat menurun ke level 2,29% dari 2,64% pada 2011.

Investor Daily

Penulis: GRC/FMB

Sumber:Investor Daily