Bank DKI Tambah 5 Kantor Baru di Pasar dan Rusun

Bank DKI Tambah 5 Kantor Baru di Pasar dan Rusun
Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto, meresmikan pembukaan kantor layanan baru di Pasat Sunan Giri, Jakarta Timur. ( Foto: Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 1 Desember 2018 | 22:24 WIB

Jakarta - Bank DKI menambah lima kantor layanan baru setingkat kantor kas yang berlokas di pasar dan rumah susun (Rusun). Adapun empat kantor baru yang berada di pasar antara lain di Pasar Sunan Giri, Pasar Citayam, Pasar Ceger Pondok Aren, dan Pasar Raya Parung. Selain itu, dibuka pula kantor baru di Rusun Pinus Elok, Jakarta Timur (Jaktim).

Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto menyampaikan, kehadiran Bank DKI di pasar-pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya maupun pengembang lainnya adalah sebagai upaya pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas layanan perbankan, khususnya dalam pemberian pembiayaan mikro dan UKM kepada para pedagang pasar.

"Agar Bank DKI terus dapat tingkatkan pemenuhan kebutuhan modal kerja bagi pedagang pasar," ujar Priagung dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (1/12).

Baca Juga: Bank DKI Pimpin Kredit Proyek Tol Dalam Kota Rp 3,9 Triliun

Sebelumnya di tahun 2018 ini, Bank DKI telah menambah 8 kantor yang ada di pasar-pasar, terdiri Pasar Baru Bantar Gebang, Pasar Kranggan Mas, PGC Cililitan, ITC Depok, Pasar Malabar, Pasar Cileungsi, Pasar Muara Karang, dan Pasar Cipinang Elok.

Sampai dengan akhir November 2018, Bank DKI telah menambah 12 kantor layanan yang ada di pasar. Dengan demikian, jumlah kantor Bank DKI yang ada di pasar menjadi sebanyak 83 kantor layanan dari total 284 kantor layanan yang dimiliki Bank DKI.

Baca Juga: Bank DKI Dukung Layanan Keterbukaan Informasi Kendaraan Bermotor

Direncanakan sampai dengan akhir tahun 2018, Bank DKI akan terus menambah lagi kantor yang ada di pasar dan rusun kelolaan Pemprov DKI Jakarta.

Priagung menambahkan, untuk dapat memfasilitasi permodalan bagi para pelaku UMKM, Bank DKI memiliki produk kredit Mikro Monas 25, 75, dan 500 dengan plafon dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta yang dapat dimanfaatkan sebagai akses tambahan modal kerja maupun investasi.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE