Visa Umumkan Peningkatan Keamanan Sistem Pembayaran

Visa Umumkan Peningkatan Keamanan Sistem Pembayaran
Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman. ( Foto: Beritasatu Photo/Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 4 Desember 2018 | 21:32 WIB

Jakarta - Visa meluncurkan Future of Security Roadmap untuk Indonesia, yakni sebuah skema yang menjabarkan pendekatan dalam meningkatkan keamanan sistem pembayaran di Indonesia selama empat tahun ke depan.

Roadmap ini berfokus pada sejumlah inisiatif utama dalam meningkatkan keamanan pembayaran seiring perkembangan teknologi yang mengubah cara konsumen dalam membayar.

Beberapa inisiatif tersebut, diantaranya mengenkripsi data sensitif dengan menggunakan kartu chip EMV dan tokenisasi, melindungi data pembayaran dengan mematuhi Payment Card Industry Data Security Standards (PCI DSS).

Selanjutnya, Harness Data yakni menghentikan penipuan sebelum terjadi menggunakan Dynamic Risk-Based Authentication, yaitu merangkul pemegang kepentingan dalam memperkuat keamanan pembayaran

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman mengatakan, Future of Security Roadmap untuk Indonesia bertujuan memastikan keamanan ekosistem pembayaran merupakan prioritas utama.

"Kami meyakini, hal ini merupakan tanggung jawab bersama antara penyedia jaringan pembayaran, konsumen, perbankan, dan pemerintah," kata Riko dalam keterangan persnya, Selasa (4/12).

Menurutnya, perkembangan teknologi mendorong cara-cara pembayaran yang inovatif, tetapi di sisi lain, juga membawa risiko tersendiri.

"Untuk mencegah penipuan, tentunya penting untuk berkolaborasi dan berinvestasi dalam meningkatkan keamanan sistem pembayaran, selaras pentingnya berinovasi dalam menciptakan pengalaman baru dalam bertransaksi," tandasnya.

Riko menambahkan, Roadmap Visa diterbitkan demi menjawab pesatnya transformasi pembayaran di Indonesia seiring hadirnya sejumlah inovasi seperti pembayaran mobile yang semakin meningkatkan ekspektasi konsumen saat melakukan pembayaran.

Berdasarkan studi Consumer Payment Attitudes yang dilakukan Visa, keamanan merupakan kekhawatiran utama para konsumen di Asia Tenggara, di mana dua pertiga konsumen (67 persen) merasa khawatir dengan keamanan informasi pribadi mereka saat menggunakan ponsel untuk melakukan pembayaran.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE