Sekretaris Menpora, Djoko Pekik.
Pemerintah mengaku sulit memangkas birokrasi untuk mendukung kinerja yang bersih dan menjaga akuntabilitas.

Meski dunia olahraga tanah air terus-terusan berhadapan dengan lambatnya pengucuran anggaran, pemerintah mengakui sulit untuk memangkas birokrasi. Alasannya demi mendukung kinerja yang bersih dan menjaga akuntabilitas pemerintah.
 
"Yang kami bisa lakukan adalah mendukung dan memberdayakan organisasi-organisasi olahraga agar bisa mencari sponsor untuk membantu mendorong kemajuan olahraga. Itu kami mulai dengan program bapak angkat  yang sudah berjalan di beberapa organisasi," ujar Deputi IV Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Djoko Pekik, hari ini.
 
Program bapak angkat sendiri merupakan program kerjasama antara organisasi induk cabang olahraga dengan Badan Usaha Milik Negara yang digagas pemerintah.
 
Beberapa organisasi yang sudah menandatangani kerjasama dengan BUMN antara lain Federasi Karate-Do Indonesia dengan Bank Rakyat Indonesia, Persatuan Tenis Indonesia dengan Garuda Indonesia dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia dengan Bank Mandiri.
 
Terkait lambatnya pencairan anggaran persiapan Olimpiade, Asian Beach Games serta Program Indonesia Emas (Prima), Djoko menolak jika keterlambatan tersebut akan berpengaruh terhadap mental dan semangat atlet dalam mempersiapkan diri.
 
"Atlet kita tidak seperti yang dibayangkan. Mereka telah dilatih untuk tetap siap mental dalam kondisi apapun," ujar Djoko.
 
Sementara itu, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia masih menunggu keputusan dari Prima dalam menindaklanjuti permintaan mereka terkait kebutuhan tim di London nanti. PBSI mengajukan penambahan kebutuhan untuk sewa lapangan latihan dan membawa serta tim latih tanding (sparring partner) selama Olimpiade.
 
PBSI akan menyewa lapangan di sekitar kota London serta membawa dua pasang pemain muda untuk menjadi sparring partner tim ganda putra dan ganda campuran.
 
"Sejauh ini belum ada isyarat penolakan dari Prima. Kami butuh sparring partner dan lapangan karena terbatasnya jumlah atlet yang lolos kualifikasi kali ini dan waktu uji coba tempat pertandingan di Wembley," tukas Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Hadi Nazri.

Penulis: