Juru Bicara KPK Johan Budi didampingi oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Alius.
Penggeledahan, menurut Johan Budi, dilakukan di empat tempat

Jakarta
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan upaya penggeledahan di empat tempat pada Kamis (31/1) terkait kasus dugaan korupsi yang melibatkan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Demikian dikatakan, Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.

"Benar pada Kamis (31/1), dilakukan penggeledahan terkait kasus impor daging," kata Johan Budi ketika dikonfirmasi, Kamis (31/1).

Penggeledahan, menurut Johan Budi, dilakukan di empat tempat. Di antaranya, di kantor Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Kementerian Pertanian (Kemtan) di Ragunan, Jakarta Selatan. Kemudian, di kantor PT Indoguna di Pondok Bambu.

Dua lagi, lanjut Johan, di rumah tersangka AAE di taman Duren Sawit. Kemudian, di rumah Ahmad Fathnah di Apartemen Margonda City kamar 605.

Seperti diketahui, dalam kasus impor daging, Luthfi ditetapkan sebagai tersangka penerima suap bersama dengan orang dekatnya, Ahmad Fathanah. Keduanya, diduga menerima pemberian uang dari pengurus PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi. Perusahaan yang bergerak di bidang impor daging.

Sehingga, keduanya dijerat dengan Pasal Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 11 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana.

Peristiwa berawal dari penangkapan terhadap empat orang di Hotel Le Meridien, Jakarta, Selasa (29/1) malam. Mereka yang ditangkap adalah Ahmad, Arya Effendi, Juard Effendi, dan seorang wanita bernama Maharani. Dengan barang bukti berupa uang sebesar Rp980 juta dimobil Ahmad, Rp10 juta di kantong Ahmad dan Rp10 juta di Maharani.

Setelah memeriksa keempat orang itu seharian, KPK menemukan dua alat bukti yang cukup untuk melihat keterlibatan Luthfi. Sementara Maharani, tidak ditetapkan sebagai tersangka namun masih diperiksa hingga saat ini.

Menurut informasi, Luthfi dijanjikan mendapat Rp40 miliar terkait kuota impor daging sapi. Sedangkan, uang Rp980 juta yang ditemukan saat penggeledahan di mobil Ahmad adalah uang muka untuk Luthfi.

Penulis: /FEB