Pegadaian
Kementerian BUMN sudah menunjuk 4 BUMN yang bergerak di bidang pertanian sebagai operator dana kemitraan untuk Program Gerakan Peningkatan Produktivitas Pangan Berbasis Korporasi (GP3K)

Perusahaan Umum (Perum) Pegadaian menggandeng empat BUMN yakni PT Pertani, PT Garam, PT BUMN Hijau Lestari I, dan PT BUMN Hijau Lestari II untuk mengembangkan program kemitraan dan Pegadaian Go Green.

Direktur Utama (Dirut) Perum Pegadaian, Suwhono, bersama pimpinan dari empat BUMN tersebut menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Program Kemitraan dan Pegadaian Go Green di Jakarta, seperti dikutip dalam keterangan tertulis perusahaan.

"Kementerian BUMN sudah menunjuk 4 BUMN yang bergerak di bidang pertanian sebagai operator dana kemitraan untuk Program Gerakan Peningkatan Produktivitas Pangan Berbasis Korporasi (GP3K) dan kami merealisasikan program tersebut melalui kerja sama ini," kata Suwhono.

Pihaknya menggandeng PT Pertani untuk menyalurkan Kredit Kemitraan sebesar Rp 23,9 miliar kepada petani di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Bali.

"Dan untuk menunjang keberhasilan petani akan diberikan dana pelatihan dan pendampingan manajemen budidaya pertanian sebesar 8,04 persen dari dana yang dipinjamkan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pegadaian juga menjalin kerja sama dengan PT Garam dalam hal pencairan Kredit Kemitraan sebesar Rp 3 miliar untuk program peningkatan pendapatan petani garam di Madura.

Selain itu, BUMN gadai tersebut juga bekerja sama dengan PT BUMN Hijau Lestari I dan PT BUMN Hijau Lestari II untuk menanam dan memelihara tanaman agroforestry.

"Program ini memadukan kegiatan penanaman tanaman kehutanan dengan pertanian atau perkebunan," katanya.

Pihaknya memfokuskan program Go Green itu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum di Desa Tajungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang meliputi sub DAS Citarik, DAS Bengawan Solo (Kabupaten Wonogiri), dan DAS Brantas (Kabupaten Malang, Kabupaten Tulungagung, dan Kabupaten Kediri).

"Kami harapkan melalui Program Go Green ini akan terwujud kelestarian lingkungan, meningkatnya produktivitas lahan rakyat, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar tempat penanaman," katanya.

Pihaknya juga berharap dapat menyumbangkan sesuatu kepada masyarakat dan lingkungan.

Direktur PT BUMN (Bhakti Usaha Menanam Nusantara) Hijau Lestari II, Syamsul Bahri, mengatakan, menyambut baik kerja sama itu.

"Ada semangat untuk memperluas areal penanaman pohon untuk kesejahteraan kita bersama," katanya.

Sementara itu, Dirut PT Pertani, Dwi Antono, mengatakan, sektor pertanian masih mengalami berbagai persoalan sehingga banyak petani yang alih-profesi menyebabkan produktivitas rendah berakibat terancamnya ketahanan pangan nasional.

"Oleh karena itu, budidaya harus dikelola secara korporasi, petani dikumpulkan dibimbing oleh BUMN untuk meningkatkan produktivitasnya," katanya.

Ia mengatakan, kemitraan antar-BUMN dalam hal pendampingan kepada petani pangan akan potensial untuk meningkatkan produktivitas padi dari 5 ton/ha menjadi 12 ton/ha.

Menurut dia, kerja sama dengan Pegadaian akan sangat efektif mengatasi masalah pokok petani yakni dalam hal permodalan

Penulis: /FEB