Ilustrasi
Gas akan mulai mengalir dari terminal gas Belawan pada akhir tahun 2013.

Pembangunan terminal gas alam cair terapung atau LNG Floating Storage and Regasification Facilities/FSRF di Belawan Medan, Sumatra Utara kini mulai dikerjakan.

"Proyek ini direncanakan akan selesai pada semester kedua 2013," kata Vice President Corporate Communication PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk Nella Andaryati di Medan, Selasa (31/1).

Pembangunan terminal gas alam tersebut direaliasasikan atas kerja sama antara PT PGN dengan konsorsium Hoegs LNG-PT Rekayasa Industri (Rekind).

Terkait dengan kerja sama tersebut, konsorsium Hoegs LNG-PT Rekayasa Industri (Rekind) selaku provider juga akan menyediakan kapal FSRF selama 20 tahun.

"Pihak provider juga akan membangun mooring system, pipeline  dan stasiun penerima gas," tambahnya.

Kapal FSRF yang pembangunannya kini masih dalam tahap penyelesaian kelak diperkirakan mampu mengalirkan gas hasil regasifikasi mencapai 240 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). 

Gas hasil regasifikasi LNG selanjutnya akan dialirkan melalui pipa offshore sepanjang 16 kilometer dan pipa onshore sepanjang enam kilometer untuk memasok kebutuhan bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Sicanang, Medan. 

PLTGU ini merupakan pembangkit milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berlokasi di Belawan.

"Gas tersebut juga akan dialirkan guna memenuhi kebutuhan pelanggan industri di wilayah Medan dan sekitarnya," tambah Nella. 

Pembangunan fasilitas FSRF di Belawan merupakan program pengembangan LNG yang dilakukan antara PGN dan PT Pertamina (Persero) di Jawa Barat.

FSRF tersebut menggunakan sistem bongkar muat LNG dari kapal ke kapal kedua di Indonesia.

Khusus untuk bidang usaha transmisi, PT PGN pada kuartal ketiga tahun ini telah menyalurkan gas mencapai 844 MMSCFD dan usaha distribusi menyalurkan gas sebesar 785 MMSCFD kepada pelanggan rumah tangga, komersial, industri dan pembangkit listrik. 

Bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010, volume penjualan bisnis distribusi gas alam mengalami penurunan 4,4%.

"Pasokan yang kami terima selama kuartal ketiga mengalami kenaikan walaupun masih berfluktuasi," ucap dia. 

Oleh karena itu, pihaknya berharap alokasi gas bumi yang diberikan kepada PGN dapat terus ditingkatkan karena dinilai berdampak positif mendorong pergerakan roda perekonomian nasional. 

Penulis:

Sumber:Antara