Pekerja membersihkan taman yang terdapat logo Jasa Marga di ruas jalan tol Jakarta- Cikampek di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, . FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf
Kita secara korporasi sudah siap, mulai inventarisasi minggu depan.

PT Jasa Marga Tbk akan melakukan studi kelayakan pembangunan  jalan tol trans Sumatera sepanjang 2.700 kilometer (km) yang akan menghubungkan provinsi lampung hingga Aceh.

Rencananya pada pekan depan, perusahaan operator jalan tol ini akan kembali duduk bersama dengan para pemimpin daerah (pemda), Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan  Kementerian Pekerjaan Umum.

"Kami siap untuk melakukan pembangunan jalan tol Sumatera  sesuai dengan instruksi dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman di Jakarta, hari ini.

Kesiapan ini ditandai dengan penandatangan memorandum of understanding (MoU) dengan seluruh pemda di Pulau Sumatera. Namun, menurut dia, emiten berkode JSMR ini akan terlebih dahulu melakukan studi kelayakan dan detil enginering dari proyek pembangunan jalan tol tersebut.

¨Kita secara korporasi sudah siap, mulai inventarisasi minggu depan,¨ ujar Aditya

Aditya menjelaskan, saat ini sebagian lahan pembangunan jalan tol di Sumatera sudah selesai dibebaskan. Salah satunya lahan untuk ruas tol Medan ke Kuala Namo.  Namun, pihaknya  bersama  pemda terlebih dahulu menginventarisasi lahan-lahan mana saja yang diperlukan untuk pembangunan jalan tol dan lahan yang  siap untuk segera dibebaskan.

"Nantinya untuk lahan-lahan yang belum dibebaskan, tentu akan dibebaskan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,¨ tutur dia.

Selain bekerjasama dengan pemda dalam penyiapan lahan, Jasa Marga juga dapat melakukan sinergi dengan sesama perusahaan pelat merah. Sinergi BUMN menurut dia, dapat dilakukan dengan BUMN perkebunan dan BUMN kontraktor.

¨Sinergi dengan BUMN lain, seperti perkebunan karena banyak melintasi perkebunan dan BUMN kontraktor untuk konstruksi jalan tol nantinya,¨ tutur dia.

Saat ini, menurut dia, tiga provinsi sudah siap melakukan pembangunan  terlebih dahulu. Tiga provinsi tersebut adalah provinsi Sumatera Utara, provinsi Riau, dan Provinsi Sumatera Barat. ¨Ruas tol yang sudah siap dibangun antara lain ruas tol Padang- Si cincin sepanjang 27 km, Medan-Kuala Namo sepanjang 25  km, dan Kuala Namo-Tebing Tinggi sepanjang 35 km,¨ tambah dia. 

 


Penulis: