REI Optimistis Bangun 460.000 Rumah

Rumah sederhana besutan Delta Group (delta group)

Oleh: / EDO | Rabu, 30 Agustus 2017 | 15:20 WIB

Cikarang - Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) optimistis tahun ini mampu membangun 460.000 rumah. Angka itu hampir 50% dari target Program Sejuta Rumah yang digulirkan pemerintah.

“REI sebagai garda terdepan dalam membangun rumah rakyat, masih yakin bisa memenuhi target kami dalam program pemerintah dalam membangun sejuta rumah. Pengembang sudah terlihat membangun rumah rakyat, baik yang subsidi maupun nonsubsidi,” kata Ketua Umum REI Soelaeman 'Eman' Soemawinata, saat meninjau proyek milik anggota REI di Cikarang, Jawa Barat, baru-baru ini.

Dia menyatakan, untuk pembangunan rumah subsidi REI menargetkaan 210.000 unit rumah dan sedikitnya 250.000 unit rumah untuk nonsubsidi (komersial). Sampai saat ini, sudah lebih dari 50% rumah yang dibangun anggota REI.

Ia mengakui bahwa untuk mencapai target tersebut tidaklah mudah, mengingat kondisi pasar properti yang belum menggembirakan. Hal itu mengingat regulasi yang diterapkan pemerintah untuk sektor properti masih belum berjalan maksimal. Salah satunya adalah masalah perizinan yang diamanatkan PP 64 tahun 2016.

“Setiap berkunjung ke daerah dan meninjau proyek rumah subsidi milik anggota REI, kendala hampir sama, yakni soal perizinan, meski aturan sudah ada. Hal ini harus dicari solusinya,” kata Soelaeman.

Untuk target rumah subsidi, jelas dia, dari target 210.000 rumah, sampai Juli 2017 anggota REI sudah membangun 94.000 rumah. Angka tersebut belum termasuk rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dibangun oleh DPD REI DKI Jakarta yang jumlahnya mencapai 14 ribu unit.

Menurut Eman, dua tahun program sejuta rumah bergulir, sampai saat ini belum semua pemangku kepentingan memberi perhatian dan kepedulian atas program tersebut. Hal itu indikasinya antara lain, masih rumitnya perizinan di tingkat pemerintah daerah dan dukungan beberapa instansi yang terkait masih belum maksimal. Dukungan yang masih lemah itu adalah penyediaan sambungan listrik dan air bersih.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT