Sahid Perkuat Lini Bisnis MICE

Hotel Sahid di kawasan Ciloto, Jawa Barat. (istimewa)

Oleh: Laila Ramdhini / EDO | Rabu, 13 September 2017 | 20:43 WIB

 

Bogor - Sahid Hotels and Resorts memperkuat lini bisnis meeting, incentive, conference, and exhibition (MICE) dalam mengelola hotel. Hal ini merupakan strategi perusahaan untuk bertahan di tengah persaingan bisnis perhotelan nasional yang sangat ketat.

Wakil Direktur Utama Sahid Exacty Sryantoro Sukamdani mengatakan, perusahaan yang mengelola 23 hotel di seluruh Indonesia ini menyadari adanya pertumbuhan pasokan hotel yang sangat pesat.

"Untuk itu, kami menggenjot pendapatan bukan hanya dari kamar hotel namun dari pendapatan ruang pertemuan dan lainnya," kata Exacty usai pemancangan tiang pertama (groundbreaking) Hotel Sahid ASN di Bogor, Selasa (12/9).

Exacty mengungkapkan, saat ini pendapatan hotel dari kamar dibanding pendapatan nonkamar sebesar 56% : 44%. Bahkan, di beberapa hotel seperti Grand Sahid Jaya Jakarta angka itu bisa mencapai 50%:50%.

"Grand Sahid Jaya sudah kuat secara brand, dan kami memang memiliki meeting room yang banyak di sana," ujar Exacty.

Di sisi lain, Exacty mengatakan, pihaknya sangat optimistis terhadap perbaikan di sektor perhotelan. Hal ini terlihat dari tingkat keterisian (okupansi) kamar yang tumbuh 12% pada semester pertama tahun ini dibandingkan tahun lalu. Saat ini, rata-rata okupansi hotel kelolaan sahid mencapai 60%-80%.

"Pada Maret-April memang sangat drop. Tapi Mei mulai membaik. Agustus hingga Oktober meningkat. Di beberapa hotel seperti Maumere pun sudah tercatat full boked sampai Oktober," kata dia.

Hingga akhir tahun, okupansi hotel akan terus membaik. Hal ini didukung oleh kegiatan korporasi dan lembaga pemerintah yang ramai mulai November.

Sementara itu, Exacty juga mengatakan, pihaknya tidak bergeming dengan persaingan bisnis dengan hotel ekonomis maupun hotel lokal yang memanfaatkan teknologi reservasi dalam jaringan. Menurut dia, kompetisi yang terjadi cukup sehat. Malahan, keberadaan hotel-hotel dengan berbagai segmen justru saling melengkapi.

"Kami bisa menyediakan ruangan untuk konferensi dengan skala tingkat nasional maupun internasional. Sehingga, kebutuhan kamar banyak. Untuk itu, kami mendistribusikan tamu ke hotel-hotel budget yang ada di sekitar. Itulah kenapa kami saling melengkapi," katanya.

Hingga saat ini, Sahid Hotels & Resorts telah mengoperasikan hotel di 19 kota besar di Indonesia. Sahid Hotels memiliki beberapa hotel baru yang rencananya dibuka tahun 2017 - 2018 di antaranya Wakatobi Patuno Diving & Beach Resort Managed by SAHID, Capa Maumere Managed by SAHID, dan Sahid Osing Kemiren Banyuwangi. Lalu, Sahid Allure Villas Pangandaran, Sahid Sunshine Soreang, Sahid Bangka, Sahid BSD Serpong, dan Sahid ASN Hotel Convention & Resort Bogor. Sahid Hotels memiliki target mencapai 100 hotel di tahun 2025.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT