Mahir Jualan Properti, Andy Natanael Raih Penghargaan BTN GPA 2017

Andy Kesuma Natanael meraih penghargaan kategori "Most Influential Property Figure in Marketing" di ajang BTN Golden Property Awards (BTN GPA) 2017 (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Rabu, 13 September 2017 | 22:17 WIB

Jakarta - Andy Kesuma Natanael meraih penghargaan kategori Most Influential Property Figure in Marketing dalam ajang BTN Golden Property Awards (BTN GPA) 2017 yang diselenggarakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Indonesia Property Watch (IPW).

"Terima kasih kepada BTN dan IPW atas penghargaan ini. Juga buat seluruh tim Projek dan Proviz atas kerja sama yang kompak," ujar Andy di Jakarta, Rabu (13/9).

Sebelumnya Andy yang merupakan pendiri Projek (aplikasi properti yang mempertemukan antara developer, agen dan konsumen) dan Proviz (konsultan marketing properti), beberapa kali mendapatkan penghargaan serupa.

Andy sendiri terbilang memiliki pengalaman cukup panjang dalam dunia properti di Indonesia. Sarjana Ekonomi lulusan Universitas Tarumanagara (Untar) ini, mengawali karirnya sebagai salesman pada 1991 dan selama lebih dari 20 tahun telah berkecimpung dalam industri properti.

Sepanjang karirnya, pria kelahiran 1 Maret 1971 ini telah berhasil mengantarkan banyak pengembang properti menembus angka penjualan tertinggi. Bahkan, dirinya kerap dijuluki sebagai "Pemasar Properti Super Cepat" karena mampu menjual properti dalam hitungan jam.

Salah satu kunci kesuksesannya adalah bisa memahami pasar dan membuat produk properti yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar.

Menurut Andy, di dalam menerapkan strategi marketing, maka faktor psikolog dan emosional dari calon konsumen harus dimainkan.

"Anda harus mengetahui kekuatan dari produk Anda yang tidak dimiliki oleh kompetitor. Dan Anda harus kreatif di dalam menyampaikan ke pasar sehingga mudah dicerna oleh market dan tentu saja bisa dicoba dengan disruptive marketing," terangnya.

Selain itu, lanjut dia, menjalankan promosi yang tepat. "Promosi di sini adalah bagaimana kita menceritakan yang telah kita tentukan sebelumnya. Marketer harus bisa mengkomunikasikan apa yang menjadi keunggulan tersebut dengan membuat suatu cerita yang sangat menarik sehingga calon konsumen bisa tertarik," kata Andy.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT