Rembuk Daerah di Makassar Dalami 12 Bidang Pembangunan

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi (Istimewa)

Oleh: Whisnu Bagus Prasetyo / WBP | Minggu, 8 Oktober 2017 | 12:20 WIB

Makassar - Dalam rangka mendalami kembali 12 bidang pembangunan dan berbagai masalah nasional yang dihadapi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK) selama tiga tahun ini, Panitia Rembuk Nasional 2017 menggelar rembuk daerah di Universitas Hasanuddin Makassar, Sabtu (7/10).

Menurut Ketua Umum Rembuk Nasional 2017 Firdaus Ali, acara ini akan mendalami 12 bidang terkait pembangunan dan masalah nasional yang perlu mendapat perhatian, serta usulan perbaikan dan percepatan penyelesaian target pembangunan untuk dua tahun ke depan. "Acara ini dilangsungkan dalam dua tahap, Rembuk Daerah (RD) dan Rembuk Pusat (RP). Untuk RP diadakan di Jakarta pada 25 Oktober mendatang," kata Firdaus Ali dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Minggu (8/10).

Rembuk Daerah di Unhas Makassar ini merupakan RD yang ke-12 dari 16 RD yang direncanakan dengan mengambil tema "Menata Sistem Politik, Hukum dan Keamanan serta Ketahanan Nasional untuk Kemandirian dan Keunggulan Bangsa". RD juga diadakan di 16 Universitas di 14 Provinsi di Indonesia dengan sasaran dan tema yang berbeda.

Rembuk Daerah ini dibuka oleh Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu. "Membangun dari pinggiran adalah satu hal yang kami harapkan dari Jokowi-JK untuk terus diperjuangkan", ujar Dwia dalam sambutannya.

Selain itu, hadir juga TB Hasanuddin, anggota Komisi I DPR. Menurut TB Hasanuddin, kelebihan Presiden Jokowi saat ini adalah gaya kepemimpinannya yang demokrasi dan partisipasi. Sehingga segala keluhan rakyat dapat didengarkan, kemudian diterjemahkan dalam bentuk kebijakan politik ekonomi yang sudah dan akan dilaksanakan selama pemerintahan Presiden Jokowi-JK.

TB Hasanuddin bilang, biarkan rakyat merasakan betul dampak serta manfaat pemerintahan Jokowi yang demokratis.  "Masukan-masukan ini akan langsung disampaikan kepada Bapak Presiden sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan beliau demi kepentingan rakyat dan nasional", lanjutnya.

Dalam acara ini, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo memberikan sambutannya yang diwakilkan oleh Muh. Firda, asisten II bidang Ekonomi, Kesejahteraan dan Pembangunan Pemprov Sulsel.

Hasil Rembuk Daerah ini kemudian akan dirumuskan untuk dipertajam dalam Rembuk Nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta 25 Oktober 2017, dengan melibatkan pimpinan Kementerian/Lembaga. Hasilnya akan disampaikan kepada Presiden Jokowi untuk mempercepat pembangunan di segala bidang dalam masa sisa 2 tahun pemerintahannya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT