Sempat Sentuh Posisi Tertinggi, Kapitalisasi Bursa Naik Capai Rp 6.478 T

Ilustrasi IHSG (Antara/Sigid Kurniawan)

Oleh: Whisnu Bagus Prasetyo / WBP | Minggu, 8 Oktober 2017 | 12:39 WIB

Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini periode 2- 6 Oktober 2017 berhasil ditutup menguat 0,07 persen ke level 5.905,37 poin dibandingkan posisi di 5.900,85 poin setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertingginya sepanjang sejarah di posisi 5.951,47 poin pada Rabu (4/10).

"Penguatan IHSG pekan ini juga diikuti dengan nilai kapitalisasi pasar BEI yang tumbuh 0,08 persen ke posisi Rp 6.478,81 triliun dari Rp 6.473,35 triliun pada pekan lalu yang juga sempat menyentuh level tertingginya sepanjang masa pada Rp 6.529,13 triliun pada Rabu (4/10)," tulis keterangan resmi BEI yang dipublikasikan, Minggu (8/10).

BEI mencatat, rata-rata nilai transaksi harian IHSG sepanjang pekan ini mengalami pelemahan 7,62 persen menjadi Rp 6,42 triliun dari Rp 6,95 triliun sepekan sebelumnya. Sementara rata-rata volume transaksi harian IHSG pekan ini juga turun 13,78 persen menjadi 7,44 miliar unit saham dari 8,63 miliar unit saham pada pekan lalu.

"Rata-rata frekuensi transaksi harian IHSG ikut turun 6,03 persen menjadi 278.470 kali transaksi dari 296.350 kali transaksi sepekan sebelumnya," kata dia.

Investor asing kembali melakukan aksi jual bersih (net sell) di sepanjang pekan ini senilai Rp 3,76 triliun. Sepanjang tahun ini investor asing telah melakukan aksi jual bersih sebesar Rp 14,50 triliun.

Pada pekan ini terdapat dua pencatatan saham perdana di BEI, yaitu pada Selasa (3/10) PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) sebagai emiten ke-23 di tahun 2017 dan pada Kamis (5/10) PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) sebagai emiten ke- 24 di tahun 2017. Pada Rabu (4/10), terdapat dua pencatatan obligasi di BEI, yaitu Obligasi Berkelanjutan III Pegadaian Tahap I Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Pegadaian (Persero) senilai Rp 2,5 triliun dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Mayapada Tahap I Tahun 2017 yang diterbitkan oleh PT Bank Mayapada Internasional Tbk dengan senilai Rp 1 triliun.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 70 emisi dari 51 emiten senilai Rp 107,38 triliun. Dengan pencatatan ini, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 343 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp 363,26 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 111 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan senilai Rp 2.046,93 triliun dan US$ 200 juta serta 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp 8,68 triliun.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT