Harga Beras di Pasar Induk Cipinang Turun Stabil

Ilustrasi. (Antara)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Sabtu, 4 November 2017 | 17:56 WIB

Jakarta - Memasuki awal bulan November 2017, kondisi harga beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) Jakarta, menurun stabil dan terkendali. Sebelumnya, pada Oktober lalu, harga beras sempat menyentuh Rp 9.100. Saat ini, harga beras berada di kisaran Rp 8.050 sampai Rp 8.100.

Beras yang masuk saat ini di Pasar Induk Beras Cipinang menurut data yang diperoleh dari Pengelola Pasar Induk Beras Cipinang pada tanggal 1 November 2017 sebanyak 2.763 ton dan 2 November 2017 sebanyak 2.515 ton.

Keberadaan harga ini, diakui oleh salah satu pedagang beras Cipinang, Nellis Sukidi, yang menyatakan, beras yang beredar setiap hari berada di kisaran 2000-an ton. "Artinya, beras yang masuk ke Cipinang masih dalam kategori stabil," kata Nellis

Keberadaan harga ini, juga diakui oleh pedagang beras di Cipinang, Dewa Hidayat dari PT Dewa Tunggal. Dewa mengatakan, harga beras masih stabil dan terkendali. Harga beras medium ada di kisaran Rp 7.800 sampai dengan Rp 7.900.

"Kalaupun dijual ke masyarakat masih bisa Rp 8.050 sampai Rp 8.100. Artinya, tidak melebihi harga yang ditetapkan oleh pemerintah," kata Dewa

Menurut Dewa, untuk keberadaan pasokan beras ini sudah dilaporkan kepada Menteri Perdagangan (Mendag). "Para pedagang beras Cipinang, telah bertemu dengan Mendag," ujarnya.

Kepala Food Station Cipinang, Arief Prasetyo, mengatakan, harga beras medium sampai hari ini masih stabil di kisaran Rp 8.050. Untuk pasokan perhari, lanjut dia, masih di kisaran 2000-an ton. "Sedangkan stok beras saat ini terbilang 49.000 ton. Artinya, stok masih aman," katanya

Menurut Arif, seminggu ke depan Food Station akan mendorong Bulog untuk mengirimkan 4.000 ton masuk ke Cipinang. "Hal ini, juga akan menambah stok," katanya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT