Penjualan Ristia Bintang Melonjak 347%

lustrasi kenaikan penjualan (istimewa/Istimewa)

Oleh: Lona Olavia / MPA | Senin, 6 November 2017 | 19:42 WIB



Jakarta- PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk raup kenaikan penjualan hingga 347% pada kuartal III 2017 menjadi sebesar Rp 41,9 miliar, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2016 sebesar Rp 9,38 miliar.

Alhasil, emiten properti dan real estate berkode saham RBMS ini membukukan laba bersih sebesar Rp 14,08 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Perseroan mengalami rugi bersih sebesar Rp 5,24 miliar.

“Kami bersyukur penjulan naik siginifikan 347% dan berhasil mencatatkan laba di triwulan III 2017 ditengah bisnis properti yang belum menggairahkan lantaran kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik,” ujar Suhsih M Boentoro, Direktur PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk, di Jakarta, dalam siaran pers, Senin (6/11).

Baiknya kinerja perusahaan didukung dari hasil penjualan entitas anak perusahaan seperti PT Alam Indah Selaras (AIS), serta PT Tiara Raya Bali International, Perusahaan Asosiasi yang memiliki Hotel Le Meridien di Jimbaran, Bali.

“Kontribusi penjualan paling besar masih disumbang dari PT Alam Indah Selaras (AIS), mungkin hampir seluruhnya. Kedepan, kami akan memfokuskan diri sebagai Holding Company dan menggenjot penjualan di anak – anak usaha Perseroan melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP),” jelas Suhsih.

Suhsih berharap tahun depan pasar properti akan berangsur-angsur membaik seiring stabilitas perekonomian, iklim investasi, dan kondisi politik nasional. Di 2018, Perseroan berharap Bank Indonesia (BI) menurunkan BI 7-Days Repo Rate dan Suku Bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) sehingga bisa mendongkrak penjualan perusahaan properti.

Perusahaan menargetkan penjualan sampai akhir tahun 2017 diharapkan dapat mencapai Rp 80 miliar dan laba bersih akan meningkat juga seiring dengan peningkatan penjualan tersebut.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT