Investor Properti Singapura Optimistis dengan Perekonomian RI

Dengan total nilai pembangunan senilai Rp 1,3 triliun, THE LANA, apartemen mewah yang terletak di kawasan Alam Sutera, akan dikembangkan oleh PT. Brewin Mesa Sutera (/istimewa)

Oleh: Euis Rita Hartati / ERH | Selasa, 14 November 2017 | 01:43 WIB

Jakarta – Meski sektor properti sempat mengalami stagnasi, kalangan investor Singapura optimistis dengan kondisi perekonomian Indonesia di masa depan yang akan mendongkrak bisnis properti.

“Kami optimistis sektor properti akan naik lagi setelah dua tahun belakangan sempat terpuruk. Hal ini seiring dengan perbaikan kondisi perekonomian dan komitmen yang kuat dari pemerintah,” kata Presiden Direktur Brewin Mesa Sutera Bill Cheng, di Jakarta.

Brewin Mesa Sutera, yang merupakan perusahaan properti yang merupakan gabungan dari pengembang asal Singapura Brewin Mesa Pte. Ltd. (Brewin Mesa) dan Shenning Emerging Asia Real Estate Fund Pte. Ltd. (Shenning).

Bill mengatakan, pihaknya tidak ragu mengembangkan proyek properti di Indonesia, bahkan yang menyasar kalangan menengah atas di Alam Sutra, yakni The Lana, senilai Rp 1,3 triliun. PT Brewin Mesa Sutera juga sudah melakukan kerjasama dengan PT China State Construction Overseas Development Shanghai (Indonesia), anak perusahaan dari China State Construction Engineering Corp. Ltd. (CSCEC) untuk kegiatan pembangunan The Lana Apartment tersebut. THE LANA diharapkan selesai pada Q1 tahun 2020.

“Pemilihan kontraktor utama merupakan peristiwa penting bagi kami untuk memenuhi janji kami untuk membangun The Lana agar tepat waktu, terutama kepada pembeli serta dibangun dengan kualitas terbaik. Dalam memilih CSCEC untuk membangun proyek pertama kami di Jakarta, kami mengakui pengalaman ekstensif mereka dalam membangun berbagai gedung tinggi yang mewah di seluruh dunia dan kemampuan konstruksi mereka yang unggul," jelasnya.

Bill menambahkan, CSC bukan hanya perusahaan konstruksi nomor 1 di dunia, tapi juga telah menyelesaikan bangunan super-tall, hotel-hotel mewah dan apartemen di seluruh Asia. Sebagai proyek apartemen pertama CSC di Indonesia. "Saya yakin mereka akan memberikan perhatian khusus pada proyek kami dan menggunakannya sebagai tolak ukur kemampuan mereka dalam membangun proyek apartemen mewah," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif China State Construction Overseas Development Shanghai Lie Jie mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk membangun bisnis jangka panjang di Indonesia dengan tujuan untuk menjadi salah satu kontraktor papan atas di Indonesia.

"Untuk membangun track record, kami hanya akan menerima proyek paling bergengsi untuk beberapa kontrak pertama kami. Salah satunya The Lana yang akan menjadi proyek gedung apartemen pertama kami di Indonesia," ujarnya.




Sumber:
ARTIKEL TERKAIT