Manfaatkan Platform Online, Pendapatan UMKM Bisa Meningkat

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. (Beritasatu Photo/Herman)

Oleh: Herman / YUD | Rabu, 15 November 2017 | 19:27 WIB

Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia agar memanfaatkan platform online dalam memasarkan produk-produk mereka. Dengan memanfaatkan platform online, menurutnya pelaku UMKM bisa menjangkau konsumen yang lebih luas, sehingga pendapatannya akan meningkat.

Dalam hasil survei yang dipaparkan Kemkominfo, berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26%, serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap.

"Adanya platform online seperti marketplace telah membuka peluang bagi lebih banyak masyarakat untuk berbisnis. Contohnya saja di Tokopedia, dari sekitar 2,5 juta merchant yang dimiliki, 80% atau sekitar 2 juta merchant-nya merupakan orang-orang yang tadinya tidak pernah berbisnis. Artinya platform semacam ini banyak menumbuhkan entrepreneur-entrepreneur baru," kata Rudiantara, di Jakarta, Rabu (15/11).

Melihat potensi besar yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM dalam perkembangan ekonomi digital, Kemkominfo bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM beserta stakeholders terkait lainnya juga telah menggulirkan program "8 Juta UMKM Go Online" untuk mendukung proses transformasi UMKM di Indonesia menuju dunia digital. Dari data yang dihimpun Kementerian Koperasi dan UKM, saat ini baru sekitar 3,79 juta UMKM yang go online dari sekitar 59,2 juta pelaku UMKM yang ada di Indonesia.

"Pelaku UMKM harus menjadi pemain utama dari perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Kita punya target bagaimana menjadikan 8 juta UMKM ini go online pada tahun 2019," kata Menkominfo.

Untuk mewujudkan target 8 juta UMKM Go Online, pemerintah Indonesia juga bekerja sama dengan sejumlah marketplace online, di antaranya Lazada, Shopee, MatahariMall.com, BliBli.com, Bukalapak, Tokopedia, dan juga Blanja.com.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT