REI Raih Penghargaan Mitra Terbaik Kempupera

Menpupera, Basuki Hadimuljono, menyerahkan penghargaan kepada Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata, di Kantor Kempupera, Jakarta. (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Kamis, 7 Desember 2017 | 13:15 WIB

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) memberikan apresiasi tinggi kepada Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) sebagai Mitra Terbaik 2017 atas kontribusi asosiasi pengembang terbesar di Indonesia ini, dalam mendukung percepatan Program Sejuta Rumah (PSR) yang digalakkan pemerintah.

Penghargaan tersebut, diserahkan langsung oleh Menpupera, Basuki Hadimuljono, kepada Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata, dalam puncak peringatan Hari Bakti PU ke-72 tahun 2017 di kantor Kempupera, Jakarta.

Menurut Soelaeman, dalam setahun terakhir pihaknya telah menerima sejumlah penghargaan dari berbagai lembaga dan media massa terkait dengan komitmen dan sumbangsih yang sudah dilakukan REI dalam mendorong pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penghargaan dari pemerintah ini, lanjut dia, membuat apresiasi terhadap peran asosiasi tersebut semakin sempurna.

"Penghargaan dari pemerintah ini menjadi satu kebanggaan dan kehormatan bagi pengurus REI baik di pusat maupun di daerah yang sudah bekerja keras melayani anggota. Juga menjadi persembahan kepada seluruh anggota REI se-Indonesia yang telah bekerja keras berpartisipasi mensukseskan program sejuta rumah untuk rakyat," kata pria yang akrab disapa Eman ini, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (7/12) .

Menurutnya, penghargaan ini diharapkan menjadi pendorong dan motivasi bagi anggota REI di tahun-tahun berikutnya untuk bekerja keras dalam mensukseskan program strategis pemerintah di bidang perumahan rakyat, sekaligus memajukan industri properti.

"Partisipasi REI dalam mendukung PSR tidak hanya dengan mengejar angka pembangunan rumah subsidi dan nonsubsidi semata, namun juga selalu siap memberikan masukan atas kebijakan pemerintah yang kurang applicable di lapangan," tandasnya.

Eman mengungkapkan, program pemerintah dalam mendorong pasokan hunian dan membantu keterjangkauan masyarakat memiliki tempat tinggal ini cukup baik, sehingga pengembang turut berpartisipasi dengan sungguh-sungguh. "Meski secara bisnis margin membangun rumah subsidi sangat tipis sekali, ini menjadi bagian tugas mulia pengembang bagi bangsa dan negara," tambahnya.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun DPP REI hingga November 2017, jumlah rumah subsidi yang sudah dibangun anggotanya di seluruh Indonesia mencapai 168.000 unit. Angka itu di luar 14.000 unit Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) yang dibangun DPD REI DKI Jakarta. "REI optimistis target pembangunan 200.000 unit rumah subsidi pada tahun ini akan tercapai," kata Eman.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT