Nasdaq dan S&P Cetak Rekor Tertinggi Didorong Sektor Energi

Aktivitas di Wall Street, New York. (AP)

Oleh: Whisnu Bagus Prasetyo / WBP | Selasa, 9 Januari 2018 | 08:32 WIB

New York- Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street pada perdagangan Senin malam waktu setempat atau Selasa pagi WIB (90/1) bervariasi dengan kecenderungan menguat.

Mengacu data Bloomberg, Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 12,8 poin (0,05 persen) mencapai 25.238, Nasdaq composite index naik 20,8 (0,29 persen) mencapai 7.157,3, sedangkan S&P 500 index naik 4,5 (0,17 persen) mencapai 2.747.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq ditutup mencapai rekor tertinggi baru didorong kenaikan sektor energi dan industri. Hal ini didukung optimisme mengenai ekonomi yang lebih kuat dan stimulus fiskal.

Pandangan positif pasar saham pada 2017 terus berlanjut hingga awal 2018. Hal itu didukung paket pajak, kenaikan harga komoditas dan data ekonomi yang solid.

Pada Jumat, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester mengatakan bahwa penguatan ekonomi AS akan membuat suku bunga naik 4 kali pada tahun 2018.

Dalam sebuah wawancara terpisah dengan Reuters pada Sabtu, Presiden Fed San Francisco John Williams mengatakan bank sentral harus mengangkat suku bunga minimal tiga kali tahun ini, karena pemotongan pajak.




Sumber: Reuters
ARTIKEL TERKAIT