Rektor Universitas Prasetiya Mulya: Perguruan Tinggi Harus Cetak Wirausaha

Rektor Universitas Prasetiya Mulya: Perguruan Tinggi Harus Cetak Wirausaha
Rektor Universitas Prasetiya Mulya, BSD City, Tangerang, Banten, Djisman S. Simanjuntak, memberikan sambutan pada acara “Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Bisnis Kewirausahaan dan Bisnis Start Up” di kampus perguruan tinggi itu, Selasa (25/9). ( Foto: beritasatu.com / Edi Hardum )
Siprianus Edi Hardum / EHD Selasa, 25 September 2018 | 12:02 WIB

Jakarta – Perguruan Tinggi harus mencetak orang-orang yang siap menjadi wirausaha, terutama yang bergerak dalam sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

“Semua perguruan di Indonesia harus mempunyai target bahwa setiap kelulusan dari perguruan tingginya (alumni) minimal 20% menjadi wirausaha. Kalau ini terjadi maka ekonomi negara Indonesia maju,” kata Rektor Universitas Prasetiya Mulya, BSD City, Tangerang, Banten, Djisman S. Simanjuntak.

Ia mengatakan itu dalam sambutannya pada acara “Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Bisnis Kewirausahaan dan Bisnis Start Up” di kampus perguruan tinggi itu, Selasa (25/9).

Turut hadir dalam kesempatan itu adalah Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Braman Setyo, dan Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Nuryanto.

Menurut Djisman, negara-negara yang ekonominya bagus pasti wirausahanya bagus yang bisa dilihat dari banyaknya UMKM. Contohnya Jepang, Taiwan, Tiongkok. “Saat ini yang banyak dan bagus sektor UMKM-nya terutama dalam perusahaan start up adalah Tiongkok. Mari kita ikuti,” kata dia.

Oleh karena itu, Djisman meminta agar kurikulum pendidikan di semua sekolah terutama perguruan tinggi harus diarahkan ke pendidikan wirausaha. “Coba link and match dengan UMKM,” kata dia.

Sementara Rully Nuryanto mengatakan, seluruh mahasiswa harus bercita-cita menjadi penggerak pembangunan ekonomi bangsa dan negara. Yang diburuhkan saat ini, kata dia, kecepatan dan kelincahan membaca peluang dalam berusaha.

Rully meminta seluruh perguruan tinggi di Indonesia agar mendidik mahasiswanya menjadi wirausaha di era melenial ini. “Pemerintah dan pengusaha juga tentu mengarahkan kebijakan ekonomi kepada generasi milenial,” kata dia.

Braman Setyo mengatakan, Universitas Prasetiya Mulya merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang mencetak wirausaha paling tinggi di Indonesia. "Sebanyak 7% alumninya menjadi wirausaha," kata dia.


Menurut catatan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), jumlah pengusaha di Indonesia meningkat dari yang sebelumnya hanya sebesar 1,67% menjadi 3,10% dari total jumlah pendudukan Indonesia yang saat ini sebanyak 265 juta jiwa.

Namun, beliau juga menambahkan bahwa jumlah pengusaha di Indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan negara tetangga.
Misalnya, jumlah pengusaha di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan pengusaha di Malaysia yang jumlahnya sebesar 6% dari total penduduknya. Sementara di Singapura jumlah wirausahanya Singapura 7%, Thailand 5%.

 



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE