Pesawat Lion Air saat berada di Badara. FOTO : AFP
Lion Bizjet sudah siap terbang minggu depan. Air Operator Certificate  (AOC) untuk Lion Biz Jet sudah keluar bulan lalu

Maskapai penerbangan PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) pada Jumat (8/6) merayakan 12 tahun mengudara di Indonesia. Pada kesempatan itu, Lion Air juga meluncurkan Lion Bizjet, bisnis baru Lion Air yang bergerak dalam layanan jet untuk pribadi dan korporasi.
 
“Lion Bizjet sudah siap terbang minggu depan. Air Operator Certificate  (AOC) untuk Lion Biz Jet sudah keluar bulan lalu," kata Edward Sirait, Direktur Umum Lion Air, dalam keterangan tertulis di Jakarta, hari ini.
 
Lion Air siap mengoperasikan Lion Bizjet, carter pesawat jet dengan  layanan selama 24 jam. Pesawat siap berangkat tiga jam setelah pemesanan. Lion Bizjet ini akan menggunakan menggunakan pesawat jet Hawker Beechcraft 900XP dengan kapasitas delapan kursi.
 
"Pada tahun ini Lion Bizjet akan menggunakan dua pesawat Hawker Beechraft 900XP dan tahun depan akan tambah menjadi empat pesawat," kata Edward.
 
Sedangkan Rusdi Kirana, Presiden Direktur Lion Air mengatakan, pihaknya  ingin Lion Bizjet ini tidak hanya digunakan untuk kalangan atas tetapi  juga untuk kalangan menengah. Karena kitu, perseroan akan menurunkan harga sampai 30 persen dari tarif yang ada.
 
“Terbang dengan Lion Bizjet bukan menjadi sesuatu yang mewah lagi,” kata Rusdi Kirana.
 
Untuk nilai investasi Lion Bizjet ini  mencapai US$100 juta.
 
“Satu pesawat Hawker Beechraft 900 XP harganya dapat mencapai US$17-18 juta," kata Rusdi.
 
Menurut Edward Sirait, pendirian Lion Bizjet ini dilatarbelakangi dari  pesatnya pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia. Sehingga banyak  permintaan kepadanya untuk kebutuhan mencarter pesawat pribadi. Layanan  baru ini sudah dirancang sejak setahun lalu.

Penulis: