Emas
Ada kemungkinan pasar melakukan aksi taking profit terlebih dahulu untuk menunggu data penting selanjutnya Non-Farm Payrolls Amerika Serikat (NFP)

Harga emas tertekan dari level tertinggi di US$1.713,80 per troy ons setelah pernyataan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) mengenai rencana ECB untuk membeli obligasi bertenor 3 tahun yang dikeluarkan oleh pemerintah yang bermasalah dengan utang dengan tanpa batas.

Ada kemungkinan pasar melakukan aksi taking profit terlebih dahulu untuk menunggu data penting selanjutnya Non-Farm Payrolls Amerika Serikat (NFP) yang akan dirilis hari ini dengan perkiraan konsensus +125 ribu pekerjaan.

"Data NFP ini terkait dengan ekspektasi dikeluarkannya stimulus pelonggaran kuantitatif oleh Federal Reserve AS yang dinantikan oleh para pelaku pasar," tutur Head of Research and Analysis PT Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, dalam risetnya, hari ini.

Buruknya data ini (di bawah perkiraan) akan memicu kenaikan ekspektasi stimulus dan tentu saja ini akan mendorong pelemahan dollar AS dan mendongkrak harga emas. Namun apabila terjadi sebaliknya, dollar akan menguat dan emas akan kembali tertekan.

Bagusnya beberapa data tenaga kerja AS yang dirilis kemarin seperti data klaim tunjangan pengangguran dan data ADP Employment Change menjadikan para pelaku pasar mengurangi posisi di pasar sehingga harga emas turun karena bagusnya data tenaga kerja akan menahan Fed untuk mengeluarkan stimulus.

Harga emas masih dalam tekanan selama bergerak di bawah US$1.700 per troy ons dengan potensi target ke support di kisaran US$1.687. Penembusan support akan membawa tekanan lanjutan ke arah US$1.676-US$1.680. Sementara bila support bertahan, ada potensi harga bergerak kembali mendekati area US$1.700 sebelum data NFP.

Penulis: /FEB