BeritaSatu.com

Hidup Anda bisa seindah pelangi
Jika Anda pandai mewarnai.
Kami datang setiap hitungan detik,
membawa aneka ragam informasi.

Beritasatu.com mewarnai hidup Anda
dengan informasi aktual-penuh makna.
Beritasatu.com sumber informasi terpercaya.
Close
Beritasatu menerima blog karya Anda. Kirimkan ke blog@beritasatu.com

Cinta Penghuni Lapas

Senin, 01 Mei 2017 | 08:00

Warga binaan adalah bagian dari sebuah komunitas, lingkungan, masyarakat dan bangsa ini. Adalah kewajiban kita sebagai sesama warga masyarakat untuk turut membangun dan menyembuhkan jiwa raga mereka. Dan cinta haruslah menjadi landasan dan alasan mengapa kita melakukannya.

Dalam rangka Hari Kartini beberapa waktu lalu, Duta Keluarga Indonesia dari Focus On The Family Indonesia (FOFI) melayani kaum ibu di Lapas Wanita Tangerang dalam sebuah event bertajuk Mother & Teens Connection. Acara kami kali ini menjadi sebuah event yang amat spesial, karena para wanita ini memiliki status yang berbeda dari kita wanita pada umumnya.

Menyandang predikat sebagai warga binaan tentulah tak mudah. Selain cap negatif dari lingkungan masyarakat, warga binaan ini masih harus menghadapi hari-hari yang berat. Sebagian besar mereka adalah single mother dan pencari nafkah bagi keluarga, namun harus mendekam didalam tembok tahanan dengan meninggalkan anak-anak mereka yang (mayoritas) masih dibawah umur.

Mereka sangat terkesan dengan event yang kami adakan. Karena mereka belum pernah ikut dalam event semacam ini. Masing-masing pasangan ibu-anak saling mencurahkan isi hatinya melalui surat spesial yang mereka tulis dan bacakan dihadapan semua yang hadir. Segmen ini tidak pernah berlalu tanpa tumpahan airmata dari semua yang hadir.

Momen paling menyentuh adalah saat anak-anak mencuci kaki ibu mereka, sambil mengatakan banyak hal kepada sosok yang lekat dihati namun jauh dimata itu. Momen ini dilakukan bergantian, dimana kemudian, sang ibu turut mencuci kaki anaknya sambil meminta maaf dan mengungkapkan isi hati mereka.

Beberapa dari warga binaan ini memperoleh hukuman seumur hidup, dan mereka hanya bisa bertemu dengan anak-anaknya selama 20 menit setiap hari. Salah satu warga binaan bahkan memperoleh hukuman pidana mati, dan event MOTHER & TEENS ini merupakan momen pertama dan (mungkin) terakhir kalinya dengan sang anak.

Sebagai sesama ibu, hati kami tentu hancur. Kami tidak dapat membayangkan bagaimana perasaan ibu-anak ini. Sekejap hukuman yang harus diterima mereka seolah terlalu kejam. Tapi itulah hukum dan kenyataan yang harus dijalani.

Selesai acara, Kalapas dan staf mengucapkan banyak terimakasih kepada kami. Tetapi sebenarnya kamilah yang berterima kasih kepada mereka. Karena bukan kami saja yang melayani mereka, namun mereka juga telah melayani hati dan jiwa kami. Kami pulang tidak akan pernah sama seperti waktu kami datang.

Masih banyak masyarakat yang menganggap pelayanan Lapas sebagai sesuatu yang menjengahkan. Mungkin karena yang dilayani adalah mereka yang bersentuhan dengan hukum dan kriminalitas. Tetapi kami yakin, keberhasilan sebuah bangsa harus menyentuh setiap elemen yang ada. Termasuk menjangkau warga binaan dimanapun mereka berada. Pelayanan ini mungkin tak terlalu diminati banyak orang. Tetapi disinilah kasih dan cinta justru lebih banyak dibutuhkan. Melayani mereka yang tersisih merupakan wujud terbesar dari arti sebuah kepedulian dan cinta. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melayani mereka?

Warga binaan adalah bagian dari sebuah komunitas, lingkungan, masyarakat dan bangsa ini. Dan adalah kewajiban kita sebagai sesama warga, untuk turut membangun dan menyembuhkan jiwa raga mereka. Doa kami adalah, agar para ibu-anak ini dapat terus bersabar dan tabah, memperoleh pengharapan akan masa depan mereka, menjadi kuat didalam imannya kepada Tuhan dan diberi keikhlasan hati dalam menjalani kenyataan yang amat sangat tidak mudah ini.  

Blog Author
Karina Budiman
Karina Budiman
Focus On The Family Indonesia
Isteri dan ibu dua anak remaja. Seorang ibu rumah tangga sekaligus Freelance Writer & Media Content Producer. Lulusan Akademi Pariwisata Trisakti, pencinta kopi, aktifis Focus On The Family Indonesia dan merupakan salah satu FOF Indonesia Ambassador.
Total post : 4 | lihat semua post